kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

LPS belum terima permohonan akuisisi Bank Mutiara


Senin, 06 Februari 2012 / 22:23 WIB
Film Venom yang dibintangi Tom Hardy akan tayang di bioskop Trans TV 17 Februari.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Firdaus Djaelani menampik kabar pengumuman Yawadwipa Companies telah menyampaikan secara resmi minatnya mengakuisisi PT Bank Mutiara Tbk.

"Tidak benar. Saya belum tahu masalah ini. Tidak ada yang datang ke saya," ujar Firdaus melalui pesan singkat Senin, (6/2).

Hal senada juga dilontarkan Direktur Utama Bank Mutiara Maryono secara terpisah. Menurutnya, jika Yawadiwipa benar serius mengakuisisi, maka pasti niat tersebut disampaikan melalui LPS terlebih dulu.

Sebagaimana diketahui, LPS kembali membuka penjualan saham Bank Mutiara tahap kedua pada 1 Februari 2012 setelah tahun lalu LPS gagal mendapatkan investor yang cocok. Saham akan ditawarkan melalui penjualan strategis (“Proses Penjualan”) kepada calon investor yang memenuhi kriteria. PT Danareksa Sekuritas sebagai penasihat keuangan ditunjuk sebagai penasihat keuangan penjualan bank senilai Rp 6,7 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×