kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

LSPP akan sertifikasi 20.000 bankir


Selasa, 26 Juni 2012 / 08:55 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berbicara selama Pertemuan Pertama Komisi Militer Pusat ke-8 Partai Pekerja Korea (WPK) di Pyongyang, Korea Utara, Rabu (24/2/2021).


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) menargetkan dapat mensertifikasi 20.000 bankir sampai akhir 2012. Jumlah ini lebih banyak dari target Bank Indonesia (BI) yang mewajibkan sertifikasi 10.234 bankir sebelum Agustus mendatang

Direktur Eksekutif LSPP, Sasmita, mengatakan akan ada penambahan 2.000 bankir yang melakukan sertifikasi profesi. Sehingga, total bankir bersertifikat di pertengahan tahun 2012 mencapai 18.000.

Sebenarnya ada 60.000 bankir lagi yang perlu mengikuti ujian sertifikasi manajemen risiko lantaran mutasi dan rotasi jabatan. "Mayoritas bankir atau hampir 99% bersertifikasi manajemen risiko, sisanya bidang wealth management, tresury dealer dan internal audit," katanya, Senin (25/6). Nah, penambahan sekitar 2.000 bankir itu masuk di profesi wealth management, tresuri dan internal audit.

Sebelumnya, Ketua Umum Banker Association for Risk Management (BARa), Sentot Sentausa, mengatakan pihaknya fokus pada spesialisasi manajemen risiko, karena semakin banyak bank memiliki anak usaha asuransi, multifinance, sekuritas dan syariah. BARa merupakan salah satu mitra LSPP dalam merumuskan materi uji kompetensi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×