kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.027   -112,00   -0,65%
  • IDX 7.198   227,39   3,26%
  • KOMPAS100 994   36,65   3,83%
  • LQ45 727   24,92   3,55%
  • ISSI 257   7,15   2,86%
  • IDX30 396   13,59   3,56%
  • IDXHIDIV20 483   11,51   2,44%
  • IDX80 112   3,92   3,63%
  • IDXV30 133   2,33   1,79%
  • IDXQ30 128   3,66   2,94%

Makin laris, pemain asuransi berlomba-lomba keluarkan produk asuransi kesehatan


Jumat, 26 Februari 2021 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di PT. Sun Life Financial Indonesia (Sun Life), Jakarta, Selasa (22/4). KONTAN/Baihaki/22/4/2014


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

"Kontributor utama untuk pendapatan premi bruto Avrist Assurance berasal dari produk asuransi jiwa yaitu Avrist Prime Protection. Kemudian disusul dengan asuransi kesehatan seperti Avrist Prime Hospital & Surgical," terang Direktur Assurance Avrist Yasuo Sato. 

Setelah meluncurkan dua produk, Avrist masih tertarik merilis produk serupa yang saat ini masih tahap pengembangan. Hal ini akan dibarengi melalui penambahan kemitraan dengan beberapa perusahaan ternama untuk menggenjot pertumbuhan produk asuransi kesehatan secara digital. 

Baca Juga: Generali luncurkan fitur baru, bisa tebus dan antar obat langsung ke rumah

Sedangkan awal 2021, Sun Life menggandeng Bank CIMB Niaga meluncurkan Essentia Medical Care. Ini merupakan asuransi tambahan terhadap empat jenis penyakit kritis di usia produktif seperti Stroke, Kanker, Jantung dan Gagal Ginjal. Produk ini juga menyediakan perawatan medis lengkap ketika memasuki usia pensiun.

"Melihat tren kebutuhan asuransi kesehatan yang terus meningkat, kami melihat bahwa terdapat potensi yang cukup besar pada pasar ini. Di awal bulan ini, Sun Life baru saja meluncurkan produk asuransi terbarunya, Sun Healthcare Solution," terang Chief Distribution Officer Sun Life Danning Wikanti.

Sayangnya, ia tidak mengungkapkan berapa perkembangan bisnis asuransi kesehatan perusahaan. Namun secara umum pendapatan premi baru Sun Life di kuartal IV 2020 mencapai Rp 2,2 triliun. Sementara premi lanjutan mencapai Rp 1,2 triliun.

Selanjutnya: OJK sebut profil risiko lembaga jasa keuangan masih terjaga di awal 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×