kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Mandiri Sekuritas klaim jadi underwriter terbesar


Rabu, 26 Desember 2012 / 14:37 WIB
Mandiri Sekuritas klaim jadi underwriter terbesar
ILUSTRASI. Daging ayam


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Mandiri Sekuritas berhasil mempertahankan posisi sebagai penjamin emisi terbesar dan teraktif di Indonesia. Tahun 2012, Mandiri Sekuritas menguasai pangsa pasar penjaminan emisi senilai total Rp 11,456 triliun dari 33 perusahaan.

Selain itu, di tahun ini Mandiri Sekuritas juga turut menangani rights issue Bank Tabungan Negara senilai Rp 1,87 triliun.  

"Pencapaian ini akan semakin mendorong kami untuk terus berkomitmen memajukan dan memberikan nilai tambah bagi industri pasar modal Indonesia," kata Direktur Investment Banking Mandiri Sekuritas Iman Rachman, Rabu (26/12).

Secara detail, di sepanjang tahun 2012, Mandiri Sekuritas secara aktif telah melakukan penjaminan emisi Rp 11,456 triliun, terdiri dari Initial Public Offering (IPO) senilai Rp 1,683 triliun (dari 6 perusahaan) dan surat utang Rp 9,416 triliun (dari 26 perusahaan), serta rights issue Bank Tabungan Negara dengan porsi penjaminan Rp 357,25 miliar.

Penjaminan emisi efek yang ditangani Mandiri Sekuritas antara lain adalah emisi obligasi Astra Sedaya Finance, Indosat, Medco Energy, Bank Permata . Lalu, IPO Bank Jatim, Express Transindo Utama, dan Wismilak. Serta privatisasi Waskita Karya dan issue Bank BTN.

Dengan mempertimbangkan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif,  Mandiri Sekuritas optimis tahun depan dapat menangani penjaminan emisi untuk sekitar 10 IPO dan 20 surat utang dengan nilai penjaminan total sekitar Rp 11 triliun-Rp12 triliun.  

“Kami optimis bisa dapat mencapai target tersebut," ujar Iman.  (Haryo Damardono/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×