kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Masih ada peluang pembiayaan multifinance di luar Jawa


Rabu, 21 Juli 2021 / 17:14 WIB
ILUSTRASI. Customer service melayanai klien di kantor cabang Mandiri Tunas Finance (MTF) Jakarta, Selasa (2/3). ./pho KONTAN/Carolus Agus waluyo/02/03/2021.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

Memiliki pendapat yang berbeda, Direktur Utama BCA Finance Roni Haslim mengungkapkan bahwa saat ini belum memungkinkan untuk menambah portofolio di luar Jawa. Hal ini mengingat kondisi pembiayaan dari BCA Finance yang secara keseluruhan masih sama-sama turun.

“Saat ini semua turun sekitar 70% dengan booking per Juni mencapai Rp 12,1 triliun,” ujar Roni kepada KONTAN, Rabu (21/7).

Roni juga mengaku bahwa portofolio pembiayaan BCA Finance di luar Jawa hanya mencapai 30% dengan mayoritas berada di Sumatera. Oleh karena itu, ia berpendapat jika portofolio di luar Jawa meningkat pun belum tentu bisa membantu mendorong peningkatan secara keseluruhan.

Alih-alih menambah portofolio di luar Jawa, Roni bilang bahwa pihaknya ada kemungkinan melakukan revisi target pembiayaan akhir tahun. Sekadar informasi, awalnya BCA Finance memiliki target akhir tahun sebesar Rp 30 triliun.

“Kemungkinan besar kami akan revisi turun,tapi angkanya masih kami hitung, harus melihat seberapa jauh pengetatan ini berlangsung,” pungkas Roni.

Selanjutnya: OJK: Kenaikan NPF lebih banyak dikontribusi oleh penurunan permintaan pembiayaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×