kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

El Nino Picu Risiko Kebakaran, Tugu Insurance Perkuat Mitigasi


Kamis, 02 April 2026 / 18:00 WIB
El Nino Picu Risiko Kebakaran, Tugu Insurance Perkuat Mitigasi
ILUSTRASI. Tugu Insurance - kontan kilas online (TUGU INSURANCE/KILAS)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau Tugu Insurance (TUGU) mencermati potensi peningkatan risiko pada industri asuransi umum seiring fenomena El Nino yang memicu suhu panas ekstrem.

Direktur Teknik Tugu Insurance Fadlil Iswahyudi mengatakan, kenaikan suhu yang terjadi saat El Nino dapat memicu munculnya titik api yang berisiko merembet ke objek pertanggungan, seperti kawasan industri.

“Kalau panas itu suhu naik, sehingga lebih mudah tercipta api. Misalnya semak-semak terbakar lalu merembet ke pabrik,” ujar Fadlil saat ditemui di gedung Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: Tumbuh 8,61%, OJK Catat Aset Industri Keuangan Syariah Rp 3.131 T pada 2025

Selain itu, ia menyebut sektor marine dan kargo juga berpotensi terdampak seiring perubahan kondisi cuaca yang dipicu fenomena tersebut.

Meski demikian, Fadlil menegaskan perusahaan belum menyiapkan penyesuaian tarif premi secara khusus untuk mengantisipasi dampak El Nino. Hal ini karena penetapan premi masih mengacu pada data historis, bukan semata proyeksi risiko ke depan.

“Pricing itu lebih banyak melihat historikal. Kalau baru kemungkinan sudah dikenakan tarif lebih tinggi, biasanya akan dipertanyakan oleh tertanggung,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Tugu Insurance tetap memperkuat mitigasi risiko, khususnya untuk potensi risiko katastrofe. Upaya ini dilakukan melalui penguatan proteksi reasuransi dalam skema treaty.

Di sisi lain, ia berharap potensi risiko akibat El Nino tidak sampai mendorong kenaikan klaim secara signifikan. Namun, potensi kebakaran yang dapat meluas tetap menjadi perhatian utama perusahaan.

Baca Juga: Tumbuh 8,61%, OJK Catat Aset Industri Keuangan Syariah Rp 3.131 Triliun pada 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×