kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.577.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 16.861   43,00   0,26%
  • IDX 8.960   34,76   0,39%
  • KOMPAS100 1.233   5,49   0,45%
  • LQ45 871   3,42   0,39%
  • ISSI 325   1,71   0,53%
  • IDX30 441   0,40   0,09%
  • IDXHIDIV20 520   0,96   0,18%
  • IDX80 137   0,65   0,48%
  • IDXV30 144   0,49   0,34%
  • IDXQ30 141   -0,06   -0,04%

Maybank Indonesia Bidik Kredit Tumbuh 9%-10% di Tahun 2026


Kamis, 08 Januari 2026 / 15:47 WIB
Maybank Indonesia Bidik Kredit Tumbuh 9%-10% di Tahun 2026
ILUSTRASI. Proyeksi pertumbuhan kredit Maybank Indonesia di 2026 lebih tinggi dari ekonomi. Simak sektor kunci pendorongnya.


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Maybank Indonesia Tbk optimistis tren penyaluran kredit bakal tumbuh positif pada tahun 2026. 

Mengacu laporan keuangan bulanan Maybank, total kredit dan pembiayaan syariah yang disalurkan bank per November 2025 mencapai Rp 107,83 triliun. Jika dibandingkan, jumlah tersebut turun dibanding posisi November 2024 yang mencapai Rp 111,70 triliun. 

Kendati begitu, Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan bilang, penyaluran kredit sepanjang tahun 2025 masih terbilang stabil. Meski memang, ia tak menampik bahwa nasabah mengambil sikap yang lebih berhati-hati. 

“Banyak nasabah yang lebih hati-hati menggunakan fasilitasnya. Karena fasilitas kan dipakai berdasarkan kebutuhan, kalau ada kebutuhan baru dipakai,” jelas Steffano saat ditemui di Jakarta, Kamis (8/1/2026). 

Baca Juga: Hasil Investasi Asuransi Takaful Umum Naik per November 2025

Sepanjang tahun lalu, Steffano bilang, penggunaan plafon kredit Maybank Indonesia mencapai kisaran 50% hingga 60%.

Sedang untuk tahun ini, Maybank Indonesia membidik pertumbuhan positif di atas ekonomi. Steffano bilang, penyaluran kredit ditargetkan tumbuh di kisaran 9% – 10% di akhir tahun 2026. 

Salah satu yang menjadi fokus kredit Maybank Indonesia adalah UMKM.

Steffano menjelaskan, UMKM bakal selalu menjadi tulang punggung bank karena sektor ini sendiri pada dasarnya merupakan fondasi pertumbuhan ekonomi nasional. 

“Kami juga melihat bahwa banyak sekali yang sudah dilakukan pemerintah untuk mendorong sektor UMKM agar terus bertumbuh dan bertahan. Kami yakin di 2026 tentunya bisa menjadi lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” pungkas Steffano. 

Selanjutnya: Summarecon (SMRA) Suntik Anak Usaha Rp 27,02 Miliar, Ini Rinciannya

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 8-15 Januari 2026, Sambal Indofood Beli 2 Hemat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×