kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.837   54,00   0,30%
  • IDX 6.325   -39,99   -0,63%
  • KOMPAS100 830   -5,01   -0,60%
  • LQ45 631   -3,62   -0,57%
  • ISSI 219   -1,32   -0,60%
  • IDX30 354   -2,12   -0,60%
  • IDXHIDIV20 431   -2,65   -0,61%
  • IDX80 95   -0,51   -0,54%
  • IDXV30 119   -0,53   -0,44%
  • IDXQ30 112   -0,59   -0,52%

Mekar Investama Perkuat Ekosistem Pembiayaan Produktif, Bidik Pertumbuhan Sektor Riil


Jumat, 26 Juni 2026 / 17:53 WIB
Diperbarui Rabu, 01 Juli 2026 / 21:12 WIB
Mekar Investama Perkuat Ekosistem Pembiayaan Produktif, Bidik Pertumbuhan Sektor Riil
Chief Executive Officer PT Mekar Investama Teknologi, Pandu Aditya Kristy. (MEKAR/dok)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mekar Investama Teknologi (MEKAR) terus memperluas model bisnis pembiayaan produktif dengan membangun ekosistem yang menghubungkan akses modal ke sektor-sektor riil, seperti pertanian, UMKM, pangan, dan energi terbarukan.

Berbeda dari fintech pembiayaan pada umumnya, MEKAR mengembangkan MEKAR Ecosystem yang mengintegrasikan pembiayaan dengan pendampingan usaha, akses pasar, hingga pengembangan rantai nilai. 

Melalui pendekatan ini, perusahaan ingin memastikan pembiayaan yang disalurkan mampu mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Salah satu andalan perusahaan adalah program Multi Micro Agriculture Financing (MMAF) yang menggabungkan pembiayaan pertanian dengan pendampingan agronomi, pemantauan lahan berbasis satelit, serta akses pasar.

Baca Juga: BI Rate Naik, Pelaku Usaha Mebel: Jangan Sampai Sektor Riil Kehilangan Napas

Model ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas petani sekaligus menjaga kualitas pembiayaan.

Selain pertanian, MEKAR juga memperluas pembiayaan ke sektor UMKM dan proyek waste-to-energy yang mengolah limbah pertanian maupun limbah kayu menjadi energi terbarukan bernilai ekonomi.

Chief Executive Officer PT Mekar Investama Teknologi, Pandu Aditya Kristy, mengatakan perusahaan berupaya menjadikan pembiayaan sebagai pendorong aktivitas ekonomi produktif.

"Dengan menghubungkan modal ke sektor pertanian, waste-to-energy, dan berbagai sektor produktif lainnya melalui MEKAR Ecosystem, kami ingin menciptakan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (26/6/2026).

MEKAR juga menaruh fokus pada inklusi keuangan. Saat ini lebih dari 80% penerima pembiayaan perusahaan merupakan UMKM yang dikelola perempuan.

Ke depan, perusahaan akan memperluas implementasi MMAF, memperkuat kemitraan strategis, serta memanfaatkan teknologi untuk mempercepat pengembangan keuangan berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga: PINISI BI Jadi Langkah Strategis, Tapi Belum Cukup Dongkrak Kredit Sektor Riil

Atas strategi tersebut  MEKAR meraih tiga penghargaan internasional pada ajang FinanceAsia Awards 2026 dan WRISE Volare Awards 2026. 

Penghargaan itu diberikan atas inisiatif strategis perusahaan, dampak keberlanjutan yang dihasilkan, serta pengembangan ekosistem berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×