kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.007,14   -0,66   -0.07%
  • EMAS987.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Menkeu: OJK adalah bentuk ideal pengawasan keuangan


Jumat, 20 Agustus 2010 / 11:17 WIB
Menkeu: OJK adalah bentuk ideal pengawasan keuangan


Reporter: Roy Franedya |

JAKARTA. Kementerian Keuangan meminta semua pihak untuk tidak perlu ragu bila nanti dibentuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terbentuk. Sebab, diyakini OJK akan mencegah miskomunikasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan dalam melakukan pengawasan.

Menteri Keuangan Agus Marto mengatakan, pengawasan industri jasa keuangan yang berdiri di bawah satu atap merupakan solusi terbaik. Pasalnya, OJK adalah bentuk yang ideal dari pengawasan. "OJK dibentuk agar kejadian semasa krisis yang lalu tidak terjadi dan tidak akan terulang. Pengalaman tahun 1998 kemarin kita harus membayar mahal, dan terakhir Century-pun harus dibayar mahal. Untuk saat ini OJK merupakan pilihan terbaik," kata Agus, Jumat (20/8).

Agus bilang pihaknya sudah mempelajari secara lengkap mengenai OJK tersebut sehingga akan mencegah adanya miss communication lagi karena dalam tubuhnya ada BI di situ, ada Kementerian Keuangan di situ. "Jadi semua aspek telah dikaji dan itu kita harapkan menjadi yang terbaik,"tuturnya.

Agus menambahkan bila nantinya pembentukan OJK ini disetujui DPR Kementerian Keuangan akan melepaskan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) karena lembaga inilah yang tampaknya akan dijadikan cikal bakal OJK.

"Dibutuhkan masa transisi 3 tahun, dimana nantinya secara bertahap BI akan melakukan pengalihan pengawasannya kepada OJK," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×