Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Oke Indonesia (DNAR) mencatat kenaikan DPK korporasi pada Februari 2026 sekitar 8% dibandingkan posisi akhir 2025.
“Komposisinya terhadap total DPK sekitar 61%. Untuk tahun ini target pertumbuhan DPK secara umum kurang lebih 8%,” kata Direktur OK Bank Indonesia, Efdinal Alamsyah kepada kontan.co.id, Rabu (25/2).
Baca Juga: Bank Mandiri Catatkan Pertumbuhan DPK Korporasi di Atas 38%, Ini Pendorongnya
Efdinal menjelaskan, bahwa pertumbuhan DPK korporasi disebabkan beberapa faktor. Salah satunya, kemungkinan perusahaan menahan ekspansi bisnis karena adanya ketidakpastian ekonomi dan politik.
Kemungkinan lain, kata dia, perusahaan-perusahaan bisa jadi memproyeksikan pertumbuhan ekonomi ke depan melambat atau ceruk pasar mengalami penurunan. "Sehingga, perusahaan mungkin cenderung menyimpan dana di perbankan dan likuiditasnya pun berlebih," kata Efdinal.
Adapun strategi yang dijalankan OK Bank mencakup penawaran pricing yang kompetitif, penguatan relationship management, pengembangan layanan, serta bundling dengan produk-produk DPK.
Baca Juga: Soal Perpanjangan Penempatan Dana SAL Rp 200 Triliun, Ini Respon BRI
Selanjutnya: Arab Saudi Larang Impor Unggas, Asosiasi: Produk Unggas RI Semua Bersertifikat Halal
Menarik Dibaca: Jadwal Tukar Uang Baru BI Jogja Periode 2, Catat Tanggal Pentingnya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)