CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Meski biaya pencadangan meningkat, CAR Bank Mandiri masih kuat di level 18,51%


Minggu, 09 Mei 2021 / 11:52 WIB
ILUSTRASI. Bank Mandiri (BMRI) mencatatkan biaya pencadangan pada tiga bulan pertama 2021 senilai Rp 5,4 triliun.


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan biaya pencadangan pada tiga bulan pertama 2021 senilai Rp 5,4 triliun. Nilai itu meningkat 55,4% yoy dibandingkan posisi yang sama tahun lalu senilai Rp 3,47 triliun. Namun pencadangan Bank Mandiri menurun dibandingkan kuartal keempat  24,9% dari posisi Rp 7,19 triliun.

Meski begitu, pihak Bank Mandiri memandang alokasi pencadangan tersebut tidak berdampak banyak terhadap posisi permodalan Bank Mandiri. Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rudi As Aturridha menyatakan posisi CAR Bank Mandiri sebesar 18,51% pada Maret 2021.

Baca Juga: Pinjaman Bank Mengalir ke Multifinance

Posisi itu lebih kuat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 17,65%. “Peningkatan CAR terjadi karena adanya penambahan modal dari laba ditahan sebesar 40% dari laba bersih Bank Mandiri secara konsolidasi di tahun 2020. Sehingga kondisi likuiditas Bank Mandiri sangat baik untuk ekspansi bisnis,” kata Rudi kepada Kontan.co.id pada pekan lalu.

Lanjutnya, guna menjaga agar kondisi ini bisa dipertahankan, Bank Mandiri akan tetap menerapkan strategi ekspansi yang prudent untuk menjaga kualitas pembiayaan.

Baca Juga: Perbankan berlomba menawarkan promo transaksi pada bulan Ramadan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×