kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Meski tipis, sebenarnya penurunan suku bunga perbankan sudah dimulai


Kamis, 27 Februari 2020 / 16:21 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung mencoba aplikasi Mobile BCA saat gelaran BCA Expoversary 2020 dalam rangka memperingati HUT BCA yang ke-63 di ICE BSD, Jumat (21/2). BCA Expoversary melibatkan kurang lebih 17 merek mobil, 17 merek motor, 16 pengembang properti, ratusan tenant


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Yudho Winarto

Walau kelihatannya masih tinggi, faktanya suku bunga kredit di akhir tahun lalu sebenarnya paling rendah, setidaknya sejak tahun 2014 menurut data OJK.

Baca Juga: Turunkan bunga hingga dorong CASA, begini upaya BRI menekan biaya dana

Nah, perkembangan suku bunga deposito memang lebih mencatatkan tren penurunan lebih kencang dibandingkan kredit. Misalnya untuk tenor 1 bulan per Desember 2019 rata-rata bunga deposito sebesar 6,02% sudah turun 90 bps.

Pun penurunan di tenor 1 bulan ini berlanjut di Januari 2020 dengan rata-rata bunga sebesar 5,93% atau turun 9 bps secara month on month (mom).

Penurunan juga terjadi hampir di seluruh tenor. Hanya tenor 12 bulan saja yang catatkan kenaikan bunga deposito di 2019 menjadi 6,92% dibandingkan tahun sebelumnya 6,65%. Namun, memasuki tahun 2020, tenor 12 bulan pun sudah ikut menurun 5 bps menjadi 6,87%.

Kalau dirinci berdasarkan kelompoknya, BUKU I punya bunga deposito paling tinggi bahkan menembus 7,13% per Januari 2020. Sedangkan paling rendah ada di BUKU IV yakni sebesar 5,45% secara rata-rata.

Namun, kebalikannya untuk suku bunga kredit ternyata BUKU IV memang paling rendah yakni 8,11% secara rata-rata. Sedangkan BUKU I, II dan III rata-rata masih di atas 10%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×