kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Mobil Listrik dan Bahan Bakar Bensin Beda Risiko, Simak Cara Pilih Asuransi Kendaraan


Jumat, 01 Mei 2026 / 20:02 WIB
Mobil Listrik dan Bahan Bakar Bensin Beda Risiko, Simak Cara Pilih Asuransi Kendaraan
ILUSTRASI. Lalu lintas kendaraan bermotor di Jakarta (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Perkembangan industri otomotif yang semakin beragam. Baik kendaraan berbahan bakar konvensional hingga kendaraan listrik, turut mendorong perubahan kebutuhan perlindungan bagi pemilik.

Perbedaan karakteristik, biaya perawatan, hingga profil risiko membuat pemilik kendaraan perlu lebih cermat dalam memilih produk asuransi yang sesuai.

Associate Director of Sales PT Sompo Insurance Indonesia, Suhandi Sumantri menjelaskan, pemahaman terhadap jenis perlindungan menjadi langkah awal yang penting.

Secara umum, ada dua skema asuransi kendaraan, yaitu total loss only (TLO) dan komprehensif. "TLO memberikan perlindungan jika kerusakan mencapai 75% atau kendaraan hilang, sedangkan komprehensif mencakup perlindungan yang lebih luas, termasuk kerusakan sebagian akibat berbagai risiko,” ujar Suhandi, dalam keterangannya, Kamis (30/4). 

Pemilihan jenis asuransi perlu disesuaikan dengan kebutuhan, intensitas penggunaan kendaraan, serta kondisi finansial. Dari sisi perusahaan asuransi, penentuan premi juga mempertimbangkan faktor risiko seperti usia kendaraan, jenis, hingga merek kendaraan.

Selain itu, karakteristik kendaraan memengaruhi jenis perlindungan yang dibutuhkan. Kendaraan konvensional umumnya memiliki risiko utama pada mesin dan sasis, sementara kendaraan listrik lebih berisiko pada komponen baterai.

Baca Juga: Skema COB Mulai Berlaku, Sompo Insurance Tawarkan Sompo HealthCare+

“Karena itu, penting memastikan polis asuransi benar-benar mencakup kebutuhan spesifik kendaraan, termasuk komponen utama yang memiliki nilai tinggi,” jelas Suhandi.

Perhatikan pula manfaat tambahan atau rider dalam polis asuransi. Perlindungan tambahan dapat mencakup risiko banjir, huru-hara, terorisme, gempa bumi, hingga tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga.

“Masyarakat sebaiknya menyesuaikan manfaat tambahan dengan kondisi lingkungan. Misalnya, jika tinggal di daerah rawan banjir, pastikan perlindungan tersebut termasuk dalam polis,” katanya.

Di sisi lain, Suhandi mengingatkan agar pemilik kendaraan tidak hanya terpaku pada premi murah. Perbandingan manfaat, jaringan bengkel rekanan, hingga kemudahan proses klaim juga menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan. “Premi yang sedikit lebih tinggi bisa sepadan jika perlindungan lebih lengkap dan proses klaim lebih mudah,” ujarnya.

Ia menyoroti pentingnya memahami isi polis secara menyeluruh. Menurutnya, masih banyak pemegang polis yang mengabaikan detail ketentuan yang justru krusial saat proses klaim.

“Pastikan memahami seluruh isi polis, termasuk pengecualian, prosedur klaim, serta hak dan kewajiban. Ini penting agar tidak mengalami kendala di kemudian hari,” ujarnya, 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×