kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Modalku resmi gandeng Zilingo


Rabu, 11 September 2019 / 10:36 WIB
ILUSTRASI. Reynold Wijaya, CEO Modalku


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Modalku, platform Peer-to-Peer (P2P) lending digital yang menghubungkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan pemberi pinjaman, memulai kerja sama dengan Zilingo, platform penjualan asal Singapura, Rabu (11/9).

Kerja sama ini, bertujuan untuk menyediakan solusi pendanaan bagi para pedagang (merchant) Zilingo melalui proses digital yang efisien.

"Keberadaan modal usaha dan arus kas yang lancar sangat dibutuhkan bisnis untuk berkembang secara efisien. Kami menyambut kesempatan yang ada untuk memfasilitasi akses ke solusi pendanaan bagi merchant dan manufacturer Zilingo melalui kerja sama dengan Modalku,” tutur Aadi Vaidya, COO Zilingo, sebagaimana dilansir dari keterangan resmi, Rabu (11/9).

Berdasarkan 2018 ASEAN SME Transformation Survey dari UOB, Dun & Bradstreet, dan EY, mayoritas dari UKM ASEAN yang disurvei tidak memenuhi syarat untuk kredit formal.

Baca Juga: Pemain fintech lending menadah kucuran dana dari multifinance

Ada beberapa alasan seperti tidak memiliki aset untuk jaminan, laporan keuangan atau rencana usaha tidak memadai, atau kurang riwayat kredit.

Sekitar 67,8% dari responden survei juga lebih menyukai pendanaan alternatif seperti yang ditawarkan platform P2P lending karena kecepatan dan fleksibilitas dalam proses penilaian kredit, serta kecepatan dalam memproses pinjaman.

Di tengah pertumbuhan sektor e-commerce yang cukup pesat di semua pasar Asia Tenggara, Indonesia mengungguli negara lainnya dengan pencapaian hingga US$ 12 miliar pada tahun 2018. Hal ini menunjukkan besarnya potensi pasar e-commerce di Indonesia seiring bertumbuhnya jumlah UMKM nasional.

Baca Juga: Mau buka usaha? ajukan pinjaman modal ke e-commerce ini




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×