kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Modalku sudah salurkan pinjaman sebesar Rp 6,4 triliun di tiga negara


Selasa, 28 Mei 2019 / 20:31 WIB


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemain peer to peer (P2P) lending PT Mitrausaha Indonesia Grup atau Modalku mencatatkan hingga saat ini sudah menyalurkan pinjaman sebesar Rp 6,4 triliun. Pinjaman ini disalurkan kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Jumlah pinjaman ini meningkat signifikan dari akhir tahun lalu. Per Desember 2018, Modalku menyalurkan kredit sebesar Rp 4 triliun untuk tiga negara. CO-founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya menyatakan pinjaman yang disalurkan pada pelaku UMKM di Indonesia sebanyak Rp 4 triliun.

"Kebanyakan pinjaman untuk trade finance dan e-commerce loans. Pinjaman di Indonesia minggu lalu sebesar Rp 4 triliun," ujar Reynold kepada Kontan.co.id pada Selasa (28/5).

Reynold mengaku lebih dari 70% peminjam di Modalku melakukan pinjaman ulang. Terutama untuk pinjaman berjenis tradie finance.

Ia melihat pada kuartal kedua tahun ini, realisasi pinjaman masih akan bagus. Walaupun Ia mengaku pada bulan Juni akan terjadi penurunan pinjaman karena ada libur dan pelaku usaha tutup selama satu hingga dua minggu. Meski begitu, Reynold optimis kinerja kuartal kedua masih bagus lantaran jelang Ramadan mengalami permintaan pinjaman.

Lanjut Reynold, hingga saat ini sudah ada lebih dari 500.000 pinjaman di Modalku. Adapun jumlah pemberi pinjaman atau lender yang terdaftar di platform P2P lending ini sebanyak lebih dari 100.000 rekening.

Asal tahu saja, Modalku sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sejak 04 Mei 2017 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×