kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Multifinance dirikan perusahaan fintech untuk mendukung bisnis pembiayaan


Rabu, 25 April 2018 / 20:45 WIB
ILUSTRASI. CS Melayani Nasabah UMKM di Kantor BFI Finance


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kekuatan dari teknologi digital makin menarik perhatian dari pelaku usaha pembiayaan. Sejumlah multifinance pun sampai mendirikan perusahaan financial technologi guna mendorong bisnis.

PT BFI Finance Indonesia bisa menjadi contoh. Perseroan ini telah mendirikan PT Finansial Integrasi Teknologi sejak paruh kedua tahun lalu. Namun BFI Finance masih perlu bersabar agar perusahaan fintech tersebut bisa segera berbisnis. Pasalnya perseroan masih menunggu proses perizinan dari regulator.

Yang pasti, Direktur BFI Finance Sudjono bilang strategi ini dilakukan untuk memperluas portofolio bisnis yang dijalankan. Tentunya, segmen dan jenis pembiayaan yang dilakukan BFI Finance dan anak usaha terbarunya ini bakal berbeda.

"Hal ini akan memudahkan dalam proses pemberian kredit kepada segmen nasabah baru," kata dia belum lama ini.

Strategi serupa juga dimiliki PT Radana Bhaskara Finance dengan mendirikan fintech bernama Rajadana. Direktur Utama Radana Finance Evy Indahwati bilang langkah ini adalah bagian dari upaya perusahaannya dalam mendorong segmen pembiayaan multiguna.

Dengan memanfaatkan saluran digital, potensi pasar yang bisa digarap juga lebih lebar. Tentunya perseroan pun memaksimalkan pasar yang dinilai masih prospektif, seperti dari kalangan pengusaha UMKM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×