kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.200   150,00   0,83%
  • IDX 5.342   -252,63   -4,52%
  • KOMPAS100 698   -37,93   -5,15%
  • LQ45 527   -30,67   -5,50%
  • ISSI 185   -9,94   -5,11%
  • IDX30 298   -17,74   -5,61%
  • IDXHIDIV20 370   -21,50   -5,49%
  • IDX80 79   -4,39   -5,24%
  • IDXV30 102   -4,22   -3,96%
  • IDXQ30 96   -6,26   -6,12%

Naik 71,43%, Laba Fintech Lending Capai Rp 960 Miliar per April 2026


Senin, 08 Juni 2026 / 15:50 WIB
Naik 71,43%, Laba Fintech Lending Capai Rp 960 Miliar per April 2026
ILUSTRASI. P2P Lending (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan industri fintech peer to peer (P2P) lending masih mencatatkan laba pada awal tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman mengatakan laba industri fintech lending mencapai Rp 0,96 triliun atau Rp 960 miliar per April 2026.

"Nilainya meningkat secara signifikan sebesar 71,43%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 560 miliar atau Rp 0,56 triliun," ungkapnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Minggu (7/6/2026).

Baca Juga: TWP90 Industri Fintech Lending Makin Dekati Ambang Batas Aman

Agusman menerangkan perolehan laba fintech lending tak terlepas dari sejumlah faktor, yakni pertumbuhan outstanding pembiayaan, serta kemampuan penyelenggara menjaga kualitas portofolio pembiayaan.

Jika ditelaah secara rinci berdasarkan data OJK, laba fintech lending per April 2026 tercatat meningkat 41,18% secara bulanan, jika dibandingkan pencapaian per Maret 2026 yang sebesar Rp 680 miliar.

Sementara itu, OJK menyampaikan terdapat sejumlah faktor yang bisa memengaruhi kinerja laba industri pada tahun ini, antara lain kualitas pembiayaan dan kemampuan bayar borrower.

Baca Juga: OJK: Masih Ada Fintech Lending Belum Penuhi Ketentuan Ekuitas Rp 12,5 Miliar

Berdasarkan kinerja industri, OJK mencatat, outstanding pembiayaan fintech P2P lending mencapai Rp 102,07 triliun per April 2026, atau tumbuh sebesar 26,11% secara Year on Year (YoY).

Sementara itu, OJK mencatat, tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 fintech P2P lending per April 2026 sebesar 4,62%. Secara rinci, angka TWP90 industri per April 2026 tercatat meningkat, jika dibandingkan posisi April 2025 yang sebesar 2,93%. Angka TWP90 per Mei 2026 juga terbilang membaik, jika dibandingkan dengan posisi Maret 2026 yang sebesar 4,52%. 

Baca Juga: Kredit Fintech P2P Tumbuh 26%, Kredit Macet Dekati Batas Aman di 4,62%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×