kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.737   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.218   56,43   0,92%
  • KOMPAS100 820   7,31   0,90%
  • LQ45 626   5,75   0,93%
  • ISSI 219   1,18   0,54%
  • IDX30 358   3,51   0,99%
  • IDXHIDIV20 442   4,50   1,03%
  • IDX80 95   0,71   0,76%
  • IDXV30 122   0,75   0,62%
  • IDXQ30 116   1,29   1,13%

Nilai Transaksi Digital Banking Tembus Rp 4.561,2 Triliun hingga November 2022


Kamis, 22 Desember 2022 / 15:25 WIB
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2022 di Jakarta Convention Center, Rabu (30/11/2022).


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mendorong peningkatan efisiensi sistem pembayaran melalui penguatan kebijakan dan akselerasi digitalisasi untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi. 

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan transaksi ekonomi dan keuangan digital meningkat ditopang oleh naiknya akseptasi dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring, luasnya dan mudahnya sistem pembayaran digital, serta cepatnya digital banking.

"Nilai transaksi uang elektronik (UE) pada November 2022 tumbuh 12,84% YoY mencapai Rp 35,3 triliun sedangkan nilai transaksi digital banking meningkat 13,88% menjadi Rp 4.561,2 triliun sejalan dengan normalisasi mobilitas masyarakat," ujar Perry secara virtual pada Kamis (22/12).

Baca Juga: Bank Mandiri Targetkan Transaksi Remitansi Bisa Tumbuh 10% pada Tahun Depan

Lanjut ia, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit juga meningkat 16,85% YoY menjadi Rp 664,9 triliun. 

Sementara itu, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada November 2022 meningkat 7,77% mencapai Rp 935,2 triliun.

"Bank Indonesia terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah NKRI serta memastikan kelancaran sistem pembayaran nasional mengantisipasi Natal dan Tahun Baru," pungkas Perry. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×