kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.891   21,00   0,12%
  • IDX 8.953   67,94   0,76%
  • KOMPAS100 1.240   13,19   1,08%
  • LQ45 877   10,61   1,22%
  • ISSI 327   3,22   0,99%
  • IDX30 447   6,18   1,40%
  • IDXHIDIV20 528   8,04   1,54%
  • IDX80 138   1,52   1,12%
  • IDXV30 147   2,99   2,07%
  • IDXQ30 143   1,84   1,30%

OCBC NISP bidik kenaikan FBI dari e-channel


Senin, 25 Januari 2016 / 13:27 WIB
OCBC NISP bidik kenaikan FBI dari e-channel


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Bank OCBC NISP berharap bisa meningkatkan porsi pendapatan berbasis komisi alias fee based income dari layanan e-channel. Salah satu upaya bank dengan sandi saham NISP ini adalah kerjasama dengan UnionPay International melalui jaringan ATM Prima.

Kerjasama OCBC NISP dan jaringan Prima dengan UnionPay baru saja diresmikan. Melalui kerjasama ini pemegang kartu debit dan kredit UnionPay akan semakin nyaman dan mudah melakukan penarikan tunai dan informasi saldo di ATM Bank OCBC NISP.

Andreas Kurniawan, Consumer Marketing Strategy Head NISP berujar, OCBC NISP punya target pertumbuhan fee based sebesar 25%-30% tahun ini. "Dan kerjasama dengan UnionPay akan mendorong target itu. Khususnya melalui fee based yang berasal dari e-channel," terang Andreas, Senin (25/1).

Andreas mengungkapkan, selama ini porsi fee based e-channel berkisar 8%-9% terhadap total fee based NISP. Tahun ini, Andreas memperkirakan porsi itu paling tidak bisa bertahan, dan lebih baik lagi bisa terus meningkat.

Salah satu sumber fee based e-channel NISP berasal dari transaksi di ATM. Saat ini, jumlah pemegang kartu debit NISP mencapai 1,4 juta. "Dari jumlah itu, kami mencatat 30 juta transaksi," imbuh Andreas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×