kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.537   37,00   0,21%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OJK dan Asbanda luncurkan program transformasi BPD


Selasa, 26 Mei 2015 / 13:15 WIB
ILUSTRASI. KPU Butuh 5,7 Juta Anggota KPPS, Pendaftaran KPPS Pemilu 2024 Di Kelurahan Terdekat


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Otoritas Jasa keuangan (OJK) berharap seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) bisa berbenah meningkatkan kinerjanya. Untuk itu, OJK dan Asosiasi Bank Pembangunan daerah (Asbanda) meluncurkan program transformasi.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad menjelaskan alasan utama BPD perlu berbenah dikarenakan memiliki sejumlah permasalahan. Beberapa permasalahan yang mendasar terjadi di setiap BPD di antaranya adalah kontribusi terhadap pembangunan daerah masih rendah. Hal itu tercermin dari pangsa pasar kredit produktif baru 26%.

Kedua, tata kelola, sumber daya manusia, manajemen risiko dan infrastruktur yang belum memadai. "Ini telah memicu peningkatan kredit bermasalah di segmen produktif," ujar Muliaman, Selasa (26/5) di Istana Negara, Jakarta.

Ketiga, daya saing BPD dianggap masih rendah. Karena mutu produk dan pelayanannya belum memadai. Oleh karenanya, transformasi dianggap perlu untuk menutupi kekurangan tersebut.

Nah, untuk itu dalam program yang disusun OJK dan Asbanda ada beberapa hal yang akan dilakukan. Antara lain mengembangkan produk, meningkatkan pengelolaan layanan, membangun pemasaran, mengelola jaringan, mengelola portofolio dan penguatan likuiditas serta permodalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×