kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.975   62,00   0,35%
  • IDX 5.689   45,52   0,81%
  • KOMPAS100 735   7,43   1,02%
  • LQ45 558   5,16   0,93%
  • ISSI 198   1,26   0,64%
  • IDX30 316   2,18   0,69%
  • IDXHIDIV20 390   0,29   0,07%
  • IDX80 84   0,79   0,95%
  • IDXV30 106   -0,25   -0,24%
  • IDXQ30 102   0,33   0,32%

OJK: Opsi wholesale funding semakin diminati bank


Jumat, 12 Januari 2018 / 16:05 WIB
ILUSTRASI. Petugas Menghitung Uang Rupiah di Cash Center


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi opsi pendanaan non dana pihak ketiga (DPK) dari pasar modal makin dilirik bank. Hal ini karena risiko investasi Indonesia terakhir semakin mengalami perbaikan.

Aslan Lubis, Analis Eksekutif Departemen Pengembangan Pengawasan dan Manajemen Krisis OJK bilang secara teknis tahun ini merupakan masa di mana terjadi perbaikan ekonomi.

"Fitch menaikkan rating investasi Indonesia dari BBB menjadi BBB stable outlook," kata Aslan kepada Kontan.co.id, Jumat (12/1).

Dengan kupon obligasi lebih rendah maka biaya dana bisa terpangkas. Selain proyeksi wholesale funding seperti obligasi, NCD, MTN, diproyeksi tahun ini bank akan banyak menerbitkan rights issue untuk memperkuat modal.

Berdasarkan catatan Kontan, saat ini wholesale funding baru menyumbang sebesar 10% dari total dana pihak ketiga perbankan. Tren bunga acuan rendah membuat opsi wholesale funding semakin dilirik bank.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×