kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

OJK: Opsi wholesale funding semakin diminati bank


Jumat, 12 Januari 2018 / 16:05 WIB
ILUSTRASI. Petugas Menghitung Uang Rupiah di Cash Center


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi opsi pendanaan non dana pihak ketiga (DPK) dari pasar modal makin dilirik bank. Hal ini karena risiko investasi Indonesia terakhir semakin mengalami perbaikan.

Aslan Lubis, Analis Eksekutif Departemen Pengembangan Pengawasan dan Manajemen Krisis OJK bilang secara teknis tahun ini merupakan masa di mana terjadi perbaikan ekonomi.

"Fitch menaikkan rating investasi Indonesia dari BBB menjadi BBB stable outlook," kata Aslan kepada Kontan.co.id, Jumat (12/1).

Dengan kupon obligasi lebih rendah maka biaya dana bisa terpangkas. Selain proyeksi wholesale funding seperti obligasi, NCD, MTN, diproyeksi tahun ini bank akan banyak menerbitkan rights issue untuk memperkuat modal.

Berdasarkan catatan Kontan, saat ini wholesale funding baru menyumbang sebesar 10% dari total dana pihak ketiga perbankan. Tren bunga acuan rendah membuat opsi wholesale funding semakin dilirik bank.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×