kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

OJK tetapkan lima multifinance penyalur KUR


Selasa, 19 Januari 2016 / 14:34 WIB
OJK tetapkan lima multifinance penyalur KUR


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Lima perusahaan multifinance dipastikan akan turut dalam pilot project penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada kuartal satu tahun ini. Kelima perusahaan tersebut dinilai memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dumoly F. Pardede, Deputi Komisioner Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK menyebut, lima perusahaan multifinance antara lain: PT Federal International Finance (FIF Group), PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (Adira Finance), PT MNC Finance, PT Mega Central Finance (Mega Finance)dan PT Al Ijarah Indonesia Finance.

Kelima perusahaan pembiayaan itu dianggap memenuhi standard syarat penyaluran KUR oleh OJK. Kriteria multifinance yang dapat menyalurkan KUR akan dilihat dari sejumlah hal.

Pertama, kualitas kredit dengan tingkat non perfoaming finance (NPF) di bawah ketentuan 5%.

Kedua, jaringan kantor cabang yang tersebar di luar pulau Jawa.

Ketiga, pengalaman multifinance dalam menyalurkan segmen produktif. 

Keempat, apakah multifinance telah melakukan penjaminan atar kredit yang disalurkan.

Kelima, nilai asset yang dimiliki multifinance.

Sementara dalam skema pembiayaan serta bunganya, Dumoly memastikan sama dengan perbankan. Sedangkan total penyaluran KUR diperkirakan mencapai Rp 1,2 triliun. "Nilainya mungkin akan dibagi rata," tandas Dumoly pada Selasa (19/1).

Tahun ini, pemerintah telah menaikan penyaluran KUR naik empat kali lipat atau senilai Rp 120 triliun naik empat kali lipat dibandingkan tahun lalu sebesar tahun lalu Rp 30 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×