kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

OJK tunggu laporan merger Bank Andara - Bank Dinar


Senin, 21 November 2016 / 21:45 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku belum menerima dokumen resmi permintaan untuk melakukan merger antara Bank Dinar dan Bank Andara.

Kedua bank ini rencananya akan dimerger setelah dibeli oleh Apro Finansial, penyedia layanan kredit konsumer asal Korea Selatan, pekan kemarin.

Direktur Perizinan Perbankan OJK Sotarduga Napitupulu mengatakan, sebelum pihak berkepentingan menyerahkan dokumen resmi permintaan merger, biasanya investor (Apro) melakukan diskusi ke pengawas bank.

“Mereka biasanya meminta pandangan ke pengawas,” ujar Sotarduga kepada KONTAN, Senin (21/11).

Bukan hanya itu, OJK juga mengatakan, belum menerima dokumen resmi akusisi 77% saham Bank Dinar oleh Apro.

OJK meminta Apro dan bank terkait segera melengkapi syarat dokumen agar proses merger bisa berjalan cepat. Diharapkan dengan adanya merger ini bisa mendorong kebijakan konsolidasi perbankan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×