kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

OJK tunggu laporan merger Bank Andara - Bank Dinar


Senin, 21 November 2016 / 21:45 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku belum menerima dokumen resmi permintaan untuk melakukan merger antara Bank Dinar dan Bank Andara.

Kedua bank ini rencananya akan dimerger setelah dibeli oleh Apro Finansial, penyedia layanan kredit konsumer asal Korea Selatan, pekan kemarin.

Direktur Perizinan Perbankan OJK Sotarduga Napitupulu mengatakan, sebelum pihak berkepentingan menyerahkan dokumen resmi permintaan merger, biasanya investor (Apro) melakukan diskusi ke pengawas bank.

“Mereka biasanya meminta pandangan ke pengawas,” ujar Sotarduga kepada KONTAN, Senin (21/11).

Bukan hanya itu, OJK juga mengatakan, belum menerima dokumen resmi akusisi 77% saham Bank Dinar oleh Apro.

OJK meminta Apro dan bank terkait segera melengkapi syarat dokumen agar proses merger bisa berjalan cepat. Diharapkan dengan adanya merger ini bisa mendorong kebijakan konsolidasi perbankan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×