kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.025   -24,00   -0,14%
  • IDX 7.151   102,46   1,45%
  • KOMPAS100 987   15,12   1,56%
  • LQ45 724   8,45   1,18%
  • ISSI 255   4,01   1,60%
  • IDX30 392   3,86   0,99%
  • IDXHIDIV20 488   0,46   0,10%
  • IDX80 111   1,56   1,42%
  • IDXV30 135   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

OJK tunggu laporan merger Bank Andara - Bank Dinar


Senin, 21 November 2016 / 21:45 WIB
OJK tunggu laporan merger Bank Andara - Bank Dinar


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku belum menerima dokumen resmi permintaan untuk melakukan merger antara Bank Dinar dan Bank Andara.

Kedua bank ini rencananya akan dimerger setelah dibeli oleh Apro Finansial, penyedia layanan kredit konsumer asal Korea Selatan, pekan kemarin.

Direktur Perizinan Perbankan OJK Sotarduga Napitupulu mengatakan, sebelum pihak berkepentingan menyerahkan dokumen resmi permintaan merger, biasanya investor (Apro) melakukan diskusi ke pengawas bank.

“Mereka biasanya meminta pandangan ke pengawas,” ujar Sotarduga kepada KONTAN, Senin (21/11).

Bukan hanya itu, OJK juga mengatakan, belum menerima dokumen resmi akusisi 77% saham Bank Dinar oleh Apro.

OJK meminta Apro dan bank terkait segera melengkapi syarat dokumen agar proses merger bisa berjalan cepat. Diharapkan dengan adanya merger ini bisa mendorong kebijakan konsolidasi perbankan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×