kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Pangkas bunga, BRI targetkan NIM sebesar 8,3%-8,4%


Rabu, 31 Oktober 2012 / 15:33 WIB
ILUSTRASI. Selain cat, wallpaper juga banyak digunakan untuk memberi penampilan dinding yang unik dan minimalis. Foto: DOK. QQ Shop


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Edy Can

JAKARTA. Bank-bank berlomba memangkas suku bunga tak terkecuali PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Bank ini berencana menurunkan suku bunga sehingga tingkat marjin bunga bersih (net interest margin/NIM) berada di kisaran 8,3% hingga 8,4%.

Direktur Utama BRI Sofyan Basyir mengaku sudah meninjau kembali tingkat suku bunga kresit mereka. "Yang besar-besar maupun yang lain kami mulai kurangi 50 bps - 100 bps," katanya, Rabu (31/10).

Direktur Keuangan BRI Achmad Baiquni menambahkan penurunan NIM tidak akan setajam sebelumnya. Dia beralasan pertumbuhan kredit mikro tidak sebesar tahun lalu. "Padahalkan kredit mikro menyumbang pendapatan bunga paling besar, sementara korporasi bunga tidak terlalu tinggi," katanya.

Ke depannya, dia memprediksikan suku bunga kredit mikro semakin mengucup lantaran persaingan semakin marak. Dia memperkirakan, penuruannya sekitar 1% hingga 5%. "Itu tergantung risiko," ucapnya.

Sebagai catatan saja, per September 2012 NIM BRI tercatat sebesar 8,43%. Angka ini sudah turun signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercacat sebesar 10,04%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×