kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.988.000   -4.000   -0,13%
  • USD/IDR 17.017   7,00   0,04%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Great Eastern Siapkan Strategi Tambah Modal, Kejar Target Ekuitas Minimum 2028


Rabu, 18 Maret 2026 / 05:56 WIB
Great Eastern Siapkan Strategi Tambah Modal, Kejar Target Ekuitas Minimum 2028
ILUSTRASI. Great Eastern (Dok/PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI))


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat permodalan guna memenuhi ketentuan ekuitas minimum hingga 2028.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewajibkan perusahaan asuransi memenuhi ekuitas minimum secara bertahap, yakni tahap pertama pada 2026 dan tahap kedua pada 2028, sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 23 Tahun 2023.

Baca Juga: BCA Catat Pertumbuhan Kredit 5,84% pada Februari 2026

Finance Director GEGI Andy Soen mengatakan, perusahaan akan mengandalkan pertumbuhan organik untuk meningkatkan ekuitas, terutama melalui kinerja laba yang berkelanjutan sesuai rencana bisnis hingga 2028.

“Selain strategi organik, GEGI juga telah memperoleh komitmen penambahan modal dari pemegang saham. Dengan demikian, perusahaan memiliki kepastian sumber pendanaan apabila diperlukan,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (17/3/2026).

Andy mengakui, upaya penguatan modal tidak lepas dari tantangan, terutama kondisi ekonomi yang fluktuatif. Meski demikian, ia tetap optimistis kinerja perusahaan dapat tumbuh positif.

“Perusahaan akan memastikan implementasi rencana bisnis berjalan konsisten untuk menjaga profitabilitas sekaligus memperkuat struktur permodalan,” imbuhnya.

Baca Juga: Setelah Tertekan Dalam Beberapa Tahun, OJK Yakin Kinerja Unitlink Mulai Stabil

Berdasarkan laporan keuangan, GEGI mencatatkan ekuitas sebesar Rp 495,23 miliar per Februari 2026. Capaian ini telah melampaui ketentuan minimum tahap pertama 2026 sebesar Rp 250 miliar untuk asuransi konvensional.

Namun, tantangan berikutnya adalah memenuhi ketentuan tahap kedua pada 2028. Regulator akan menerapkan pengelompokan perusahaan asuransi berdasarkan ekuitas atau Kelompok Perusahaan Perasuransian Berdasarkan Ekuitas (KPPE).

Dalam skema tersebut, perusahaan asuransi konvensional yang masuk KPPE 1 wajib memiliki ekuitas minimal Rp 500 miliar, sedangkan KPPE 2 ditetapkan minimal Rp 1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×