kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Pantau Efek Kenaikan BI Rate, CIMB Niaga Akan Sesuaikan Strategi Pendanaan Wholesale


Kamis, 28 Mei 2026 / 12:57 WIB
Pantau Efek Kenaikan BI Rate, CIMB Niaga Akan Sesuaikan Strategi Pendanaan Wholesale
ILUSTRASI. Strategi pendanaan segmen wholesale CIMB Niaga ke depan akan ditentukan dari situasi industri yang akan datang. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk semakin memperhatikan struktur pendanaan setelah kenaikan suku bunga acuan (BI Rate). Naiknya suku bunga diproyeksi akan menurunkan minat CIMB Niaga untuk mencari pendanaan wholesale lewat surat utang alias obligasi.

Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan mengatakan, penerbitan surat utang ke depannya akan sangat bergantung dari seberapa besar pengaruh kenaikan suku bunga terhadap biaya dana (cost of fund/COF) bank.

Jika biaya dana CIMB Niaga mengalami kenaikan, maka penerbitan surat utang bisa jadi pilihan terakhir dalam mengumpulkan pendanaan. Adapun Lani bilang, strategi pendanaan segmen wholesale CIMB Niaga ke depan akan ditentukan dari situasi industri yang akan datang.

Baca Juga: CIMB Niaga Cetak Laba Rp 2,27 Triliun hingga April 2026

"Ini akan tergantung seberapa cepat cost of fund naik. Namun, permintaan kredit juga rendah. Kami perkirakan permintaan kredit akan tetap rendah dengan kekhawatiran bunga kredit cenderung naik," kata Lani kepada Kontan belum lama ini.

Ekonom Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto menilai, kenaikan BI Rate ini berpotensi memperlambat pertumbuhan kredit, sehingga minat bank untuk mencari pendanaan lewat surat utang juga akan menurun.

Terlebih, menurut Myrdal, pembiayaan surat utang akan menjadi lebih mahal akibat kenaikan BI Rate. Ini membuat bank akan berpikir dua kali sebelum menerbitkan surat utang.

Baca Juga: Multifinance Waspadai Dampak Kenaikan BI Rate Terhadap Penyaluran Pembiayaan

"Ekspansi bisnis juga kan sedang berat ya karena ada kenaikan suku bunga. Jadi ya kita lihat ekspansi dari sisi surat utang juga akan menurun," kata Myrdal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×