kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45736,73   34,31   4.88%
  • EMAS931.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Pasang target tinggi, Danamas dan PinjamModal siapkan jurus


Jumat, 13 Desember 2019 / 21:41 WIB
Pasang target tinggi, Danamas dan PinjamModal siapkan jurus
ILUSTRASI. Danamas adalah Merk dari perusahaan yang berdiri sejak tahun 2000 dengan nama PT. Komunindo Arga Digital, kemudian untuk lebih memudahkan konsumen berganti nama menjadi PT Pasar Dana Pinjaman yang berdiri dibawah naungan Sinarmas Financial Service.

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai pinjaman perusahaan teknologi financial technology (fintech) lending terus menanjak. Hal ini seiring bertambahnya jumlah pemain fintech, peminjam serta pendana sehingga diperkirakan nilai pinjaman mencapai ratusan triliun tahun depan.

Kondisi tersebut membuat pemain fintech siapkan strategi untuk meningkatkan jumlah pinjaman. Sebut saja pemain fintech seperti Finansial Integrasi Teknologi (PinjamModal) dan PT Pasar Dana Pinjaman (Danamas).

PinjamModal menargetkan nilai pinjaman tahun depan bisa mencapai Rp 300 miliar. CEO PinjamModal Herman Handoko yakin bisa mencapai target karena menggandeng sejumlah mitra, misalnya saja PT Tongdun Technology Indonesia (TDI), perusahaan yang bergerak di jasa penilaian kredit dan manajemen risiko.

“Kami memperkuat pilar-pilar yang kami bangun ke atas, bagaimana pondasi yang telah dibangun 1-2 tahun, serta dukungan dari regulator membuat perusahaan di 2020 jadi lebih berani,” kata Herman, Jumat (13/12).

Per November 2019, perusahaan mencatatkan total pinjaman sebesar Rp 41,9 miliar dan diharapkan sampai akhir tahun mencapai Rp 52 miliar. Dari realisasi tersebut, porsi pembiayaan konsumtif masih mendominasi yaitu 75%, sedangkan sisanya produktif.

Ke depan porsi pembiayaan produktif mencapai 80% seiring masukan regulator serta untuk mendukung sektor di Usaha, Mikro, Kecil dan Menangah (UMKM).

PinjamModal menggandeng dompet elektronik (e-wallet) untuk menstimulus transaksi dari tunai ke non-tunai untuk meningkatkan pinjaman produktif.

“Awalnya justru 100% konsumtif, tapi sesuai persetujuan regulator dan visi organisasi jadi kami ke produktif. Pada tahap awal, kami tidak bisa menjalankan dua-duanya secara sekaligus,” ungkapnya.

Pemain lain. Danamas bidik pinjaman Rp 4 triliun tahun depan. Branch Manager Danamas Irma Darmastuti akan menambah jumlah kantor cabang demi meningkatkan jumlah pinjaman tersebut. Tahun ini saja, perseroan menargetkan 22 jumlah kantor cabang yang tersebar di indonesia.

“Pada 18 Desember 2019 nanti kita tambah 4 kantor cabang, jadi sampai akhir tahun jadi 22 cabang. Tahun depan, pada kuartal pertama akan tambah 3 cabang lagi,” ungkapnya.

Dengan menambah jumlah kantor cabang, perusahaan akan mengetahui kebutuhan peminjam di setiap lokasi. Apalagi, saat ini Danamas menyalurkan pinjaman untuk reseller pulsa, peternakan dan pertanian.




TERBARU

Close [X]
×