kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Pegadaian Ungkap Strategi untuk Dorong Kinerja Bisnis Bullion pada 2026


Minggu, 01 Maret 2026 / 18:07 WIB
Pegadaian Ungkap Strategi untuk Dorong Kinerja Bisnis Bullion pada 2026


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian akan menerapkan sejumlah strategi untuk mendorong kinerja bisnis bullion pada tahun 2026.

Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha mengatakan, pihaknya akan menerapkan peningkatan kapabilitas teknologi, salah satunya optimalisasi fitur pada aplikasi Pegadaian Digital.

"Ditambah mengoptimalkan integrasi layanan melalui platform, seperti Tring, untuk memperluas akses dan mempermudah transaksi emas secara end to end," ungkapnya kepada Kontan, Jumat (27/2/2026).

Selain itu, Ferdian menyampaikan, Pegadaian juga mulai melakukan penjajakan dan tapping ke pasar global guna membuka peluang kolaborasi bullion internasional, memperluas likuiditas, serta memperkuat positioning Pegadaian dalam rantai pasok emas yang lebih luas.

Baca Juga: Hasil Investasi Ciputra Life Melonjak 69% pada 2025, Capai Rp 66,24 Miliar

"Perusahaan juga berfokus memperkuat posisi Pegadaian sebagai gold ecosystem leader di Indonesia, dengan mendorong peningkatan deposito emas, ekspansi tabungan emas, serta penguatan layanan bullion untuk segmen ritel dan korporasi," tuturnya.

Untuk tahun ini, Ferdian mengatakan Pegadaian menargetkan bisnis bullion bisa tumbuh secara signifikan, baik dari sisi volume kelolaan maupun transaksi penjualan. 

Berdasarkan data terakhir, dia bilang bisnis bullion Pegadaian menunjukkan pertumbuhan yang solid. Adapun total deposito emas tercatat mencapai 2,3 ton, tabungan emas sebesar 18,7 ton, serta jasa titipan emas korporasi sebesar 3,5 ton per akhir 2025. 

Pada Januari 2026 saja, penjualan cicil emas Pegadaian mencapai hampir 2 ton (omzet). Ferdian menilai hal tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap produk emas Pegadaian baik sebagai instrumen investasi maupun lindung nilai.

Sebagai informasi, Pegadaian sudah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalankan kegiatan bisnis bullion per 23 Desember 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×