kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Peluang Masih Besar, Fintech dan Perbankan Terus Kembangkan Bisnis Paylater


Rabu, 26 Januari 2022 / 17:36 WIB
ILUSTRASI. aplikasi start-up atau start up keuangan alias fintech, Kredivo yang bisa membuat pembelian produk dengan sistem kredit. KONTAN/Muradi/2016/09/22


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

Memang, pertumbuhannya mungkin tak sebesar dengan dua fintech sebelumnya. Namun, BRI tampaknya lebih unggul dari suku bunga yang ditawarkan, mengingat suku bunga yang berlaku di produk CERIA tersebut sebesar 1,42% flat per bulan.

“Kami akan meningkatkan kerjasama co-brand untuk melayani berbagai segmen serta meningkatkan penetrasi yang lebih agresif sebagai produk digital lending,” ujar Aes.

Selain BRI, ada juga Bank CIMB Niaga yang juga melirik bisnis paylater yang saat ini sedang dikembangkan untuk platformnya. Nantinya, produk paylater tersebut akan menargetkan nasabah tabungan CIMB Niaga yang saat ini tidak memiliki fasilitas atau belum eligible untuk produk kartu kredit.

Bukan tanpa alasan, Noviady Wahyudi sebagai Head of Consumer Product, Preferred and Personalization Bank CIMB Niaga melihat fasilitas paylater ini menjadi yang saat ini paling dibutuhkan masyarakat.

Ia pun bilang kalau plafon pinjaman yang diberikan tidak akan sebesar plafon kartu kredit dan akan disesuaikan dengan kemampuan pembayaran nasabah. “Bunga yang diberikan pun tentunya tetap kompetitif sehingga tidak akan memberatkan nasabah,” ujar Noviady.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×