kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pembiayaan Baru Segmen Syariah Adira Finance Capai Rp 4,3 Triliun di Semester I-2024


Jumat, 02 Agustus 2024 / 18:36 WIB
Pembiayaan Baru Segmen Syariah Adira Finance Capai Rp 4,3 Triliun di Semester I-2024
ILUSTRASI. Pembiayaan baru segmen syariah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) tercatat Rp 4,3 triliun pada semester I-2024. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembiayaan baru segmen syariah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) tercatat senilai Rp 4,3 triliun pada semester I-2024. Angka ini setara 22% dari total pembiayaan baru ADMF.

Adapun pembiayaan baru ADMF pada semester I-2024 tercatat senilai Rp 20 triliun, turun 2% secara year on year. Penurunan pembiayaan baru di Adira Finance disebabkan oleh melesunya industri otomatif di sepanjang semester I-2024.

Presiden Direktur Adira Finance Dewa Made Susila menjelaskan, untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan syariah, pihaknya terus melakukan kegiatan pemasaran, ekspansi dari kanal-kanal penjualan di komunitas syariah, serta memaksimalkan penjualan produk syariah khususnya non-otomotif seperti produk Amanah (Adira Multi Dana Syariah).

Baca Juga: Piutang Pembiayaan Adira Finance Meningkat 15% pada Semester I-2024

"Hingga Juni 2024, Adira Syariah telah mengoperasikan 476 jaringan bisnis di seluruh Indonesia, termasuk cabang syariah. Dari sisi digital, perusahaan terus mengoptimalkan penjualan melalui berbagai platform," kata Dewa dalam media update kinerja keuangan Adira Finance, Kamis (1/8).

Sementara itu, di semester I-2024, Adira Finance mencatat piutang pembiayaan mencapai Rp 58,4 triliun, angka ini meningkat 15% secara year on year. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×