kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.943   26,00   0,15%
  • IDX 9.100   24,29   0,27%
  • KOMPAS100 1.259   2,84   0,23%
  • LQ45 890   0,86   0,10%
  • ISSI 331   1,17   0,36%
  • IDX30 454   1,72   0,38%
  • IDXHIDIV20 537   3,62   0,68%
  • IDX80 140   0,20   0,14%
  • IDXV30 148   1,16   0,79%
  • IDXQ30 146   0,52   0,36%

Pembiayaan Griya Bank Mega Syariah Tumbuh 37,67% pada 2025


Senin, 19 Januari 2026 / 10:44 WIB
Pembiayaan Griya Bank Mega Syariah Tumbuh 37,67% pada 2025
ILUSTRASI. Bank Mega Syariah catat pertumbuhan pembiayaan rumah 37,67% di 2025. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Di tengah tekanan industri perbankan terhadap pembiayaan kepemilikan rumah (KPR) sepanjang 2025, Bank Mega Syariah mencatatkan kinerja positif pada pembiayaan griya berbasis syariah.

Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah Benadicto Alvonzo Ferary menyampaikan, hingga akhir 2025 pembiayaan pemilikan rumah (PPR) Bank Mega Syariah melalui produk Flexi Home tumbuh signifikan.

“Hingga periode tahun 2025, pembiayaan PPR Flexi Home tercatat sebesar Rp 103 miliar atau tumbuh 37,67% secara tahunan,” ujar Benadicto kepada Kontan, Kamis (15/1/2025).

Baca Juga: KPR iB BCA Syariah Tumbuh Positif, Mendominasi Pembiayaan Konsumer

Menurutnya, capaian tersebut melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan. Hal ini sekaligus mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap produk pembiayaan perumahan berbasis syariah yang ditawarkan Bank Mega Syariah.

Benadicto melihat, pertumbuhan pembiayaan griya tersebut ditopang oleh meningkatnya kesadaran nasabah dalam menjadikan properti sebagai instrumen investasi jangka panjang yang relatif aman, di tengah dinamika pasar properti yang masih menantang.

Memasuki 2026, Bank Mega Syariah memandang prospek pembiayaan griya masih memiliki potensi pertumbuhan yang menarik, terutama pada segmen end-user maupun investor. Kendati demikian, perseroan tetap mencermati perkembangan kondisi makroekonomi global dan domestik.

Baca Juga: Bank Raya Beberkan Capaian Aksi Buyback, Segini Realisasinya

“Strategi kami di 2026 adalah mendorong pertumbuhan yang berkualitas dan selektif,” tambah Benadicto.

Dengan pendekatan tersebut, Bank Mega Syariah berharap pembiayaan griya dapat tumbuh berkelanjutan sekaligus menjaga kualitas aset di tengah tantangan ekonomi yang masih berlanjut.

Selanjutnya: Saham IKAN Menghijau: Cek Profil Emiten dan Kinerja Keuangan Terbarunya

Menarik Dibaca: Promo Starbucks Hari Ini 19 Januari, Nikmati 2 Kopi Favorit Hanya Rp 55 Ribu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×