kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pembiayaan multifinance ke UMKM turun 5,09%, ini penyebabnya


Selasa, 30 Juli 2019 / 06:55 WIB


Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri pembiayaan atau multifinance mengalami penurunan dalam pembiayaan sektor UKM di bulan Juni 2019 secara year on year (yoy).

Menurut data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per Juni 2019 mencatatkan pembiayaan pada sektor UMKM sebesar Rp 70,4 triliun. 

Baca Juga: Penjualan SBR007 di Bank Central Asia (BBCA) tembus Rp 1 triliun

Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 74,1 triliun. Artinya secara year on year mengalami penurunan sebesar minus 5,09%.

Kepala Departemen Pengawasan IKNB Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bambang W. Budiawan menyatakan penurunan ini disebabkan oleh berapa hal. 

Pada Juni 2019 terdapat 109 perusahaan pembiayaan untuk UMKM atau menurun sebanyak enam perusahaan pembiayaan. 

Baca Juga: Bank kecil menyebut LDR akan tetap tinggi di semester II 2019

"Kontribusi utama yang menyebabkan pembiayaan multifinance ke sektor UKM ada tiga faktor, yaitu perubahan strategi bisnis, proses pengambilalihan kepemilikan atau merger, dan multifinance yang dicabut izin usahanya," kata Bambang kepada Kontan.co.id, Senin (29/7). 

Praktis hal ini turut menyebabkan pembiayaan ke sektor ini ikut menurun.

Baca Juga: Akhir Pekan Tiba, Saatnya Berburu Mobil Keluaran Terbaru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×