kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.701   25,00   0,14%
  • IDX 6.096   -222,28   -3,52%
  • KOMPAS100 804   -28,48   -3,42%
  • LQ45 616   -14,66   -2,32%
  • ISSI 215   -10,30   -4,57%
  • IDX30 353   -7,52   -2,09%
  • IDXHIDIV20 441   -7,90   -1,76%
  • IDX80 93   -3,00   -3,13%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -2,11   -1,79%

Penarikan kredit awal tahun masih belum kencang


Minggu, 13 Mei 2018 / 14:05 WIB
ILUSTRASI. Perbankan digital


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penarikan kredit di awal tahun ini menurut bankir sudah mulai terasa. Namun jumlahnya masih belum terlalu signifikan dibandingkan proyeksi pada kuartal II dan semester II-2018.

Frans Alimhamzah, Direktur Bisnis Banking CIMB Niaga mengatakan penarikan kredit oleh debitur pada kuartal I-2018 sudah mulai ada. "Namun masih lambat," kata Frans kepada kontan.co.id, Jumat (11/5).

Sektor infrastruktur menurut Frans menjadi salah satu penyebab masih lambatnya penarikan kredit oleh debitur. Namun secara rata-rata hampir semua sektor kredit masih belum kencang penarikan kreditnya pada kuartal I-2018.

Haryono Tjahjarijadi, Presiden Direktur Bank Mayapada bilang kredit yang belum ditarik pada kuartal I-2018 sebesar 7%-10% dari total kredit bank.

"Kami tidak ada nasabah BUMN, hanya swasta," kata Haryono kepada kontan.co.id, Jumat (11/5). 

Menurut Haryono, penarikan kredit sudah dilakukan dihampir semua sektor industri.

Berdasarkan catatan kontan.co.id, kredit yang belum ditarik 10 bank besar pada kuartal I-2018 sebesar Rp 749,2 triliun atau naik 7,67% secara tahunan atau year on year (yoy).

Dari kredit yang belum ditarik ini, 82% berasal dari debitur swasta Rp 61,5 triliun sedangkan sisanya 17% berasal dari debitur BUMN Rp 13,3 triliun.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×