kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Penarikan kredit awal tahun masih belum kencang


Minggu, 13 Mei 2018 / 14:05 WIB
ILUSTRASI. Perbankan digital


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penarikan kredit di awal tahun ini menurut bankir sudah mulai terasa. Namun jumlahnya masih belum terlalu signifikan dibandingkan proyeksi pada kuartal II dan semester II-2018.

Frans Alimhamzah, Direktur Bisnis Banking CIMB Niaga mengatakan penarikan kredit oleh debitur pada kuartal I-2018 sudah mulai ada. "Namun masih lambat," kata Frans kepada kontan.co.id, Jumat (11/5).

Sektor infrastruktur menurut Frans menjadi salah satu penyebab masih lambatnya penarikan kredit oleh debitur. Namun secara rata-rata hampir semua sektor kredit masih belum kencang penarikan kreditnya pada kuartal I-2018.

Haryono Tjahjarijadi, Presiden Direktur Bank Mayapada bilang kredit yang belum ditarik pada kuartal I-2018 sebesar 7%-10% dari total kredit bank.

"Kami tidak ada nasabah BUMN, hanya swasta," kata Haryono kepada kontan.co.id, Jumat (11/5). 

Menurut Haryono, penarikan kredit sudah dilakukan dihampir semua sektor industri.

Berdasarkan catatan kontan.co.id, kredit yang belum ditarik 10 bank besar pada kuartal I-2018 sebesar Rp 749,2 triliun atau naik 7,67% secara tahunan atau year on year (yoy).

Dari kredit yang belum ditarik ini, 82% berasal dari debitur swasta Rp 61,5 triliun sedangkan sisanya 17% berasal dari debitur BUMN Rp 13,3 triliun.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×