kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Pencairan tunjangan pensiunan PNS telat, ini kata Kemenkeu


Rabu, 12 Februari 2020 / 17:51 WIB
ILUSTRASI. Seorang pensiunan PNS melakukan perekaman biometrik secara digitalisasi dengan menggunakan aplikasi autentik PT Taspen di Medan, Sumatera Utara, Senin (3/2/2020). Pencairan tunjangan pensiunan PNS dari Taspen mengalami keterlambatan karena sejumlah pesert


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

Oleh karena itu, ia berharap para pensiunan tidak lalai memberikan SPTB agar dapat menerima pembayaran pada bulan berikutnya. "Kadang-kadang pensiunan suka lupa. Jadi Desember dia musti kasih, supaya Januari bisa terima. Itu sudah rutin, pensiunan sudah tahu," katanya.

Biasanya, proses otentikasi dilakukan secara periodik seperti tiga bulan sekali, meski dia menilai idealnya dilakukan satu bulan sekali. Taspen langsung melakukan pembayaran tatkala pensiunan telah menyerahkan SPTB.

Baca Juga: Kejagung gali informasi perihal transaksi keuangan dari pemeriksaan Heru Hidayat

Karena mereka tidak melakukan otentikasi tahun lalu, maka perseroan menyetop pembayaran pada Januari 2020. Hal itu dilakukan untuk mencegah dana pensiun agar tidak disalahgunakan.

"Itu cara paling ampuh untuk mengetahui masih hidup atau enggak. Kalau masih hidup pasti komplain. Kasih dong bukti kalau masih hidup, kita kan enggak tahu," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×