kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Capai Rp 188,15 Triliun hingga Desember 2024


Rabu, 12 Februari 2025 / 12:48 WIB
Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Capai Rp 188,15 Triliun hingga Desember 2024
ILUSTRASI. Pendapatan premi asuransi jiwa naik 6% menjadi Rp 188,15 triliun di tahun 2024


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pendapatan premi asuransi jiwa mencapai senilai Rp 188,15 triliun di sepanjang tahun 2024.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, nilai pendapatan premi asuransi jiwa tersebut naik 6,06% secara year on year (YoY) atau tahunan.

OJK juga melaporkan Risk Based Capital (RBC) industri asuransi jiwa sebesar 420,67% hingga akhir Desember 2024. RBC tersebut masih di atas threshold sebesar 120%.

Sementara itu, OJK mencatat adanya pertumbuhan premi industri asuransi umum dan reasuransi sebesar 3,50% secara YoY, dengan nilai mencapai Rp 148,5 triliun. Jika diakumulasikan, pendapatan premi asuransi komersil mencapai senilai Rp 336,65 triliun, atau naik 4,91% secara YoY hingga Desember 2024. 

Baca Juga: OJK: 14 Manajer Investasi Penuhi Syarat Dirikan DPLK dengan AUM di Atas Rp 25 Triliun

"Nilai pendapatan premi asuransi komersil itu termasuk dari nilai premi asuransi jiwa maupun premi asuransi umum dan reasuransi," ujar Ogi dalam konferensi pers tahunan industri jasa keuangan 2025, Selasa (11/2).

Asal tahu saja, OJK mencatat total aset industri asuransi di Indonesia mencapai Rp 1.133,87 triliun hingga akhir Desember 2024. Nilai ini mengalami pertumbuhan sebesar 2,03% secara YoY jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 1.111,30 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×