kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Pendapatan Premi MSIG Life Tumbuh 29% hingga Mei 2025


Minggu, 13 Juli 2025 / 14:24 WIB
Diperbarui Minggu, 13 Juli 2025 / 14:24 WIB
Pendapatan Premi MSIG Life Tumbuh 29% hingga Mei 2025
ILUSTRASI. Direksi PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) dalam paparan publik, Selasa (24/6).


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) mencatatkan pertumbuhan pendapatan premi bruto (gross written premium/GWP) sebesar 29% secara tahunan hingga Mei 2025.

Head of Customer and Marketing MSIG Life, Lukman Auliadi mengungkapkan bahwa total pendapatan premi bruto perusahaan mencapai Rp 1,62 triliun, naik dari sebesar Rp 1,25 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

“Pertumbuhan ini mencerminkan kinerja yang sangat positif dan berkelanjutan, di tengah tantangan industri yang sedang berlangsung,” ujar Lukman kepada Kontan, Rabu (9/7).

Baca Juga: MSIG Life Cetak Kinerja Positif dari Kanal Bancassurance dan Keagenan di Kuartal I

Ia menyampaikan bahwa perusahaan optimistis tren pertumbuhan tersebut akan berlanjut pada paruh kedua tahun ini, seiring mulai stabilnya kondisi pasar dan meningkatnya permintaan proteksi dari masyarakat.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, MSIG Life mengusung beberapa strategi utama seperti ekspansi kanal distribusi, digitalisasi proses bisnis, serta pengembangan produk-produk proteksi yang inovatif dan sesuai kebutuhan nasabah.

Baca Juga: MSIG Life Bidik Pertumbuhan APE 20% Sepanjang 2025

“Kami yakin dapat mempertahankan laju pertumbuhan ini di semester dua, seiring kondisi pasar yang mulai stabil dan permintaan proteksi yang terus meningkat," tuturnya.

Secara industri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pendapatan premi asuransi jiwa secara keseluruhan mencapai Rp 72,53 triliun per Mei 2025, mengalami kontraksi sebesar 1,33% YoY. 

Meski demikian, rasio permodalan industri tetap kuat dengan Risk Based Capital (RBC) mencapai 480,77%, jauh di atas ambang batas minimum sebesar 120%.

Baca Juga: Hasil Investasi MSIG Life Capai Rp 173 Miliar hingga April 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×