kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.732   24,00   0,14%
  • IDX 6.495   -30,50   -0,47%
  • KOMPAS100 847   -2,48   -0,29%
  • LQ45 641   -3,98   -0,62%
  • ISSI 228   -0,16   -0,07%
  • IDX30 358   -2,26   -0,63%
  • IDXHIDIV20 435   -2,10   -0,48%
  • IDX80 97   -0,41   -0,42%
  • IDXV30 121   -0,45   -0,37%
  • IDXQ30 113   -0,74   -0,65%

Penerimaan negara via Mandiri capai Rp 152 T


Jumat, 21 November 2014 / 14:18 WIB
ILUSTRASI. Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City di Kabupaten Tangerang, Banten.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Jumlah penerimaan negara yang disalurkan melalui Bank Mandiri mencapai Rp 152 triliun per akhir Agustus lalu. Jumlah ini sekitar 16% dari total penerimaan negara yang disalurkan lewat industri perbankan.

Menurut Teddy Yunirman Danas, Senior Vice President Corporate Banking III Group Bank Mandiri, pihaknya sejak awal selalu berupaya memaksimal kualitas pelayanan terhadap nasabah untuk keperluan penerimaan negara. “Makanya hingga Agustus lalu, jumlah transaksi pembayaran untuk penerimaan negara melalui kami mencapai 1,9 juta transaksi,” kata Teddy di Jakarta, Jumat (21/11).

Jumlah tersebut terdiri atas penerimaan pajak Rp 77 triliun dengan 1,7 juta transaksi, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 49 triliun dengan 149 ribu transaksi. Ditambah bea masuk dan bea keluar Rp 8,6 triliun dengan 143 ribu transaksi. “Terakhir cukai dengan Rp 16,5 triliun dengan 4200 transaksi,” ujar Teddy.

Sayangnya Teddy belum bisa mempublikasikan data penerimaan negara yang disalurkan melalui Bank Mandiri per September 2014. Di akhir tahun ini, Bank Mandiri belum menetapkan target pertumbuhan penerimaan negara dibanding akhir tahun lalu. “Namun kami optimis penerimaan negara melalui Bank Mandiri akan terus tumbuh,” pungkas Teddy.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×