kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perlambatan ekonomi membuat loan at risk perbankan terus menanjak


Rabu, 24 Juni 2020 / 15:56 WIB
ILUSTRASI. Nasabah bertransaksi di Bank BNI Jakarta, Senin (27/1). Bank Indonesia memproyeksi kredit perbankan akan tumbuh di angka 105 hingga 12% pada tahun 2020. Proyeksi tersebut meningkat dari realisasi pertumbuhan kredit perbankan 2019 yang mencapai 6,08%./pho


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Namun sejatinya, Dia menilai kalau peningkatan tersebut masih dalam batas wajar dan bisa ditoleransi, yang tidak lain disebabkan oleh perlambatan ekonomi di seluruh sektor. 

Menurutnya, dalam situasi seperti sekarang, strategi dan mitigasi risiko sektor perbankan harus difokuskan pada pengelolaan likuiditas, dan restrukturisasi kredit.

Baca Juga: Dapat dana Rp 30 triliun untuk pemulihan ekonomi, begini respons Himbara

Pasalnya, antisipasi dan respons strategi di dua bidang tersebut lah yang akan menjadi faktor kunci bagi bank untuk melewati periode turbulence yang kemungkinan masih akan terus berlanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×