Reporter: Ade Priyatin | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Jamkrindo Syariah) resmi menjalin kerja sama dengan PT Penjaminan Ulang Indonesia (PUI) pada Kamis (7/2/2026).
Langkah ini menjadi upaya strategis untuk penguatan industri penjaminan sekaligus memperkuat kapasitas penjaminan nasional, khususnya dalam mendukung proyek-proyek bernilai besar.
Direktur Utama Jamkrindo Syariah, Hari Purnomo menyampaikan bahwa kerja sama dengan PUI diharapkan bisa memperkuat kapasitas penjaminan dalam negeri di tengah tekanan yang membayangi industri ini.
Baca Juga: Jamkrindo Jamin 577.454 UMKM-K di Jawa Tengah dan Yogyakarta
"Kehadiran PUI diharapkan dapat semakin memperkuat kapasitas penjaminan dalam negeri, terutama di tengah keterbatasan kapasitas reguarantee maupun reasuransi yang tersedia saat ini," ujarnya dalam media rilis yang diterima Kontan, Kamis (12/2/26).
Ia menegaskan bahwa dalam 2,5 tahun terakhir Jamkrindo Syariah telah menjalankan transformasi menyeluruh melalui tiga pilar utama, yakni transformasi digital, transformasi budaya, serta penguatan tata kelola dan permodalan.
Transformasi digital dilakukan secara bertahap melalui penyederhanaan proses, otomatisasi, dan integrasi sistem. Sementara itu, transformasi budaya diarahkan pada penguatan budaya kerja berbasis kinerja.
Sementara itu, Direktur Utama PT Penjaminan Ulang Indonesia Budi Kurniawan turut menyampaikan komitmennya terhadap pertumbuhan industri penjaminan nasional.
Baca Juga: Jamkrida Sumbar Soroti Dampak Relaksasi KUR Pascabencana
"Kami berkomitmen membangun kapasitas penjaminan ulang nasional agar pertumbuhan industri dapat berjalan sehat dan merata," ujarnya.
Adapun PUI baru memperoleh izin usaha pada Agustus 2025 dengan modal awal sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar Rp 500 miliar.
Selanjutnya, PUI berencana untuk menjalankan peran strategis dalam mendukung kapasitas industri penjaminan domestik secara proporsional sehingga seluruh perusahaan penjaminan dapat memperoleh dukungan kapasitas yang berkelanjutan.
Melalui kerja sama ini, Jamkrindo Syariah juga diharapkan bisa semakin kuat dalam mendukung pembiayaan proyek, penjaminan non-cash loan, serta mendorong pertumbuhan industri penjaminan syariah yang lebih berdaya saing.
Selanjutnya: IHSG Melemah, Simak Rekomendasi Teknikal Saham GOTO, BMRI, MDKA untuk Jumat (13/2)
Menarik Dibaca: Makuku Luncurkan Comfort Fit, Popok Tipis Anti Bocor untuk Anak Aktif Sepanjang Hari
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
- Hari Purnomo
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
- Jamkrindo Syariah
- Industri penjaminan
- Daya Saing Industri
- Budi Kurniawan
- Proyek Besar
- Industri Penjaminan Syariah
- Penjaminan Syariah
- PT Penjaminan Ulang Indonesia (PUI)
- Kapasitas Penjaminan
- Reguarantee
- Transformasi Digital Jamkrindo Syariah
- Penjaminan Non-Cash Loan













