Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) menilai dinamika ekonomi global dan volatilitas pasar keuangan yang meningkat saat ini menjadi menjadi momentum pengingat pentingnya masyarakat memiliki fondasi finansial yang lebih kuat dan terencana.
Pelemahan nilai tukar rupiah, tekanan terhadap pasar saham, hingga meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dinilai meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap instrumen yang dapat membantu menjaga stabilitas kondisi keuangan keluarga.
“Kondisi ekonomi dan pasar keuangan akan terus bergerak dinamis. Karena itu, masyarakat perlu punya kesiapan finansial agar tidak mudah terdampak gejolak jangka pendek. Perencanaan keuangan yang sehat dan perlindungan yang tepat penting untuk menjaga stabilitas keuangan keluarga,” ujar Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi, dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga: IFG Life Bayar Klaim Polis Eks-Jiwasraya Rp 7,5 Triliun Tahun 2026
Laporan Macroeconomic Monitor April 2026 yang disusun IFG Progress bersama Bahana Sekuritas dan Bahana TCW Investment Management mencatat bahwa konsumsi domestik Indonesia masih relatif resilien. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia tercatat berada di level optimistis sebesar 122,9 pada Maret 2026, meski sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya.
Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi tahunan Indonesia pada April 2026 melandai menjadi 2,42% secara year-on-year dan tetap berada dalam rentang sasaran Bank Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan daya tahan konsumsi masyarakat masih cukup terjaga, meskipun masyarakat tetap dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi dan kenaikan biaya hidup di sejumlah sektor.
Di sisi lain, menurut data BPS, inflasi pada sektor kesehatan dan biaya kebutuhan rumah tangga dalam beberapa tahun terakhir masih menunjukkan tren peningkatan. Situasi ini membuat masyarakat perlu semakin memperhatikan kesiapan finansial jangka panjang karena risiko kesehatan maupun kehilangan penghasilan dapat memberikan tekanan ekonomi yang lebih besar apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Baca Juga: Bancassurance Industri Turun 4,2%, IFG Life Masih Andalkan Kanal Bancassurance
"Perlindungan bukan hanya berbicara tentang manfaat finansial, tetapi juga tentang rasa aman dan kesiapan menghadapi berbagai tahap kehidupan. Ketika kondisi ekonomi berubah cepat, masyarakat yang telah memiliki perencanaan keuangan dan proteksi yang baik cenderung lebih siap menghadapi berbagai situasi," tambah Gatot.
Dalam mendukung kebutuhan perlindungan masyarakat, IFG Life menghadirkan berbagai layanan perlindungan jiwa dan kesehatan yang dirancang untuk membantu masyarakat menjaga stabilitas finansial ketika menghadapi risiko di berbagai tahap kehidupan, mulai dari perencanaan finansial keluarga, perlindungan kesehatan, kelangsungan pendidikan anak, hingga kesiapan memasuki masa pensiun.
IFG Life menilai masyarakat perlu semakin memberikan perhatian terhadap pentingnya pengelolaan risiko dan perlindungan finansial di tengah kondisi ekonomi yang semakin dinamis. “Tantangan seperti kenaikan biaya hidup, tekanan ekonomi global, hingga ketidakpastian pasar menunjukkan pentingnya kesiapan finansial sebagai bagian dari ketahanan jangka panjang.” pungkas Gatot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













