kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.021.000   -21.000   -0,69%
  • USD/IDR 16.981   65,00   0,38%
  • IDX 7.212   -149,71   -2,03%
  • KOMPAS100 1.001   -19,45   -1,90%
  • LQ45 737   -14,06   -1,87%
  • ISSI 253   -6,07   -2,34%
  • IDX30 394   -6,94   -1,73%
  • IDXHIDIV20 489   -7,64   -1,54%
  • IDX80 113   -2,10   -1,83%
  • IDXV30 133   -1,63   -1,22%
  • IDXQ30 127   -1,99   -1,54%

PermataBank (BNLI) Fokus Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan untuk Naik Kelas ke KBMI IV


Jumat, 13 Maret 2026 / 13:02 WIB
PermataBank (BNLI) Fokus Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan untuk Naik Kelas ke KBMI IV
ILUSTRASI. Saat ini PermataBank masih fokus menjaga pertumbuhan agar lebih solid dan berkelanjutan. ? (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Permata Tbk (BNLI) menganggap naik kelas ke kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) IV sebagai langkah positif. Namun, saat ini bank penghuni KBMI III itu masih fokus menjaga pertumbuhan agar lebih solid dan berkelanjutan. 

Asal tahu saja, imbauan naik kelas ke KBMI IV menjadi salah satu yang dipacu Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurut catatan Kontan, OJK menargetkan penghuni KBMI IV bisa bertambah hingga 10 bank pada 2027 mendatang. Itu dianggap sebagai salah satu langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. 

Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah PermataBank Rudy Basyir Ahmad melihat kenaikan kelas dari KBMI III ke KBMI IV pada dasarnya mencerminkan kondisi bank yang semakin kuat.

Baca Juga: Saham Big Banks Masuk ke Zona Merah dalam Sesi Perdagangan I, Jumat (13/3/2026)

“Imbauan itu tentu kami terima dengan positif. Kami tahu bahwa naiknya dari KBMI III ke KBMI IV itu menunjukkan bank-bank akan lebih kuat dengan sendirinya,” ujar Rudy dalam papara publik, Kamis (12/3/2026).

Namun, ia bilang PermataBank tak mengejar kenaikan kelas secara agresif. Alih-alih, bank memilih menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Rudy menegaskan, fokus utama bank saat ini adalah memastikan pertumbuhan bisnis berjalan secara sehat sehingga permodalan juga dapat meningkat secara alami. “Yang paling penting adalah bagaimana kami terus menjaga pertumbuhan yang sustainable. Dengan begitu dari sisi kapital juga dapat tumbuh secara berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan strategi tersebut, PermataBank berharap pada waktunya dapat mencapai ambang batas permodalan yang ditetapkan regulator untuk masuk kategori KBMI IV, yakni modal inti di atas Rp 70 triliun. 

Sebagai informasi, hingga akhir tahun lalu posisi modal inti PermataBank ada di Rp 54,63 triliun, meningkat dari Rp 50,99 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Kinerja PermataBank cenderung stabil pada akhir tahun lalu. Dari segi profitabilitas, laba bersih tahun berjalan bank tumbuh tipis 0,59% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 3,59 triliun. 

Baca Juga: Kredit Konstruksi BCA Capai Rp 43,7 Triliun di 2025

Jika ditelisik, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) bank memang turun 1,97% yoy menjadi Rp 10,02 triliun lantaran pendapatan bunga turun 1,04% yoy menjadi Rp 17,03 triliun sementara beban bunga naik 0,33% yoy menjadi Rp 7,01 triliun. 

Belum lagi, beban impairment bank naik dari Rp 1,53 triliun menjadi Rp 1,79 triliun dan menyebabkan laba operasional bank hanya tumbuh tipis 0,57% yoy menjadi Rp 4,62 triliun. 

Kendati begitu, dari sisi intermediasi, total pembiayaan yang disalurkan bank tahun lalu masih berhasil tumbuh 5,46% yoy menjadi Rp 163,33 triliun. Ini turut mendorong pertumbuhan aset bank sebesar 3,58% yoy menjadi Rp 268,34 triliun. 

Kemudian, pendanaan PermataBank didominasi pertumbuhan positif dana murah. Yang mana, giro tumbuh 20,26% yoy menjadi Rp 73,69 triliun dan tabungan tumbuh 19,96% yoy menjadi Rp 49,48 triliun. 

Sebaliknya, deposito yang tergolong dana mahal jumlahnya turun 16,10% menjadi Rp 69,64 triliun. Dus, in total DPK bank masih berhasil tumbuh 3,93% yoy menjadi Rp 192,81 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×