kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pertumbuhan Kredit Melambat, Begini Strategi KB Bank


Kamis, 02 Juli 2026 / 18:29 WIB
Pertumbuhan Kredit Melambat, Begini Strategi KB Bank
ILUSTRASI. Kontan - PressRelease.id. KB Bank (Dok. KB Bank/KB Bank)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) akan terus memprioritaskan penyaluran kredit ke sektor produktif di tengah perlambatan pertumbuhan kredit konsumsi.

Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie, mengatakan, strategi penyaluran kredit perseroan akan tetap difokuskan pada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan aktivitas ekonomi dan membuka lapangan kerja.

"Kalau ke sektor produktif, sudah tentu kami lebih fokus ke sektor produktif. Kami ingin mendukung perusahaan-perusahaan agar lebih produktif dan dapat menciptakan lapangan kerja yang bermanfaat bagi perekonomian Indonesia," ujar Kunardy di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga: Direktur KB Bank (BBKP) Borong 1 Juta Saham, Saat Harga Turun

Menurutnya, ke depan KB Bank akan tetap menjalankan kebijakan kredit (credit policy) secara disiplin.

Meski demikian, perseroan tetap akan menyeimbangkan pertumbuhan bisnis melalui pengembangan segmen ritel dengan pendekatan yang lebih terukur.

"Kami akan terus fokus terhadap credit policy. Namun, di sisi ritel kami akan lebih fleksibel dengan penyaluran yang tetap terukur," katanya.

Sementara itu, Direktur Kredit KB Bank Henry Saawali mengatakan, penyaluran kredit akan diarahkan kepada industri yang memiliki fundamental kuat dan lebih tahan menghadapi tekanan ekonomi.

"Untuk sektor produktif, kami akan masuk ke industri-industri yang memiliki fundamental kuat dan juga resilien terhadap kondisi ekonomi saat ini," ujar Henry.

Menurutnya, strategi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas aset agar tetap sehat di tengah dinamika ekonomi. "Hal itu penting agar kualitas aset bisa dijaga dengan lebih baik," katanya.

Baca Juga: KB Bank Genjot Bisnis Wholesale dan Retail, Kredit Capai Rp 43 Triliun & NII Naik 97%

Henry menambahkan, KB Bank tetap menerapkan prinsip penyaluran kredit yang selektif dan berkelanjutan. Strategi tersebut diyakini tidak hanya menjadi penopang pertumbuhan perseroan, tetapi juga industri perbankan secara keseluruhan.

"Penyaluran kredit harus dilakukan secara selektif dan berkelanjutan. Ini akan menjadi salah satu penopang pertumbuhan industri perbankan," ujarnya.

Senada, Kunardy menegaskan bahwa kualitas aset tetap menjadi prioritas utama perseroan dibandingkan mengejar pertumbuhan kredit semata.

Menurutnya, kondisi ekonomi saat ini menuntut perbankan untuk lebih berhati-hati dalam menyalurkan pembiayaan.

"Dari sisi bisnis, sekali lagi kualitas aset dan kualitas kredit menjadi hal yang paling penting, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini. Prinsip kami adalah quality first, then scale," tegas Kunardy.

Baca Juga: KB Bank Prediksi Bunga Kredit UMKM Naik Bertahap Usai BI Rate Tembus 5,5%

Ia menambahkan, apabila kualitas portofolio kredit tetap terjaga, maka pertumbuhan bisnis perseroan akan lebih berkelanjutan dalam jangka panjang.

"Kalau kualitasnya sudah kuat, baru kita bisa bertumbuh dengan lebih baik," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×