kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Perusahaan Gadai Ruang Lingkup Tingkat Nasional Bertambah, Ini Kata Budi Gadai


Rabu, 01 Juli 2026 / 19:40 WIB
Perusahaan Gadai Ruang Lingkup Tingkat Nasional Bertambah, Ini Kata Budi Gadai
ILUSTRASI. Budi Gadai Indonesia (Dok/Budi Gadai)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan gadai yang mendapatkan izin bisnis menjadi tingkat nasional bertambah. Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan persetujuan perubahan lingkup wilayah usaha dari tingkat provinsi menjadi tingkat nasional kepada PT Gadai Sakti Jakarta dan PT Gadai Mas Nusantara. Dengan demikian, ada 3 perusahaan yang bisa menjalankan bisnis tingkat nasional, termasuk PT Pegadaian (Persero).

Mengenai hal itu, Perusahaan pergadaian swasta PT Budi Gadai Indonesia asal Sumatera Utara (Sumut) menilai bertambahnya perusahaan pergadaian swasta yang naik ke ruang lingkup usaha nasional sebagai perkembangan positif bagi industri pergadaian. 

Direktur PT Budi Gadai Indonesia Budiarto Sembiring menerangkan hal itu tentunya akan membuat persaingan menjadi makin dinamis dan sehat, karena masyarakat memiliki lebih banyak pilihan layanan. Dia juga memandang persaingan yang sehat justru akan mendorong seluruh pelaku industri untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat tata kelola.

Baca Juga: BI Rate Naik ke 5,5%, Budi Gadai Belum Akan Naikkan Bunga Gadai

"Ditambah, menghadirkan inovasi yang lebih baik bagi nasabah," katanya kepada Kontan, Rabu (1/7/2026).

Bagi PT Budi Gadai Indonesia, Budiarto menyampaikan fokus utama bukan hanya pada jumlah pemain dan melihat persaingan makin ketat atau tidak, melainkan terus memberikan layanan yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

"Oleh karena itu, kami juga akan terus memperkuat jaringan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memanfaatkan teknologi, serta menjaga kepercayaan nasabah sebagai keunggulan utama perusahaan," ucap Budiarto.

Terkait kinerja, OJK mencatat, penyaluran pembiayaan industri pergadaian mencapai Rp 157,20 triliun per April 2026. Nilai itu mengalami pertumbuhan sebesar 56,80%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Secara rinci, pembiayaan terbesar industri pergadaian disalurkan dalam bentuk produk gadai sebesar Rp 132,29 triliun. Nilainya mencakup 84,15% dari total pembiayaan yang disalurkan industri pergadaian. 

Baca Juga: Perusahaan Gadai Makin Menjamur di Indonesia, Ini Kata Budi Gadai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×