kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Piutang pembiayaan sejumlah multifinance terkerek permintaan kredit mobil


Rabu, 11 Agustus 2021 / 17:31 WIB
ILUSTRASI. Konsumen mengamati pameran otomotif secara virtual melalui kanal digital di Tangerang Selatan, Jumat (19/3). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/19/03/2021.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tendi Mahadi

Stanley memproyeksikan, pada semester kedua 2021, pembiayaan baru akan cenderung stagnan dibandingkan pembiayaan baru semester satu, mengingat adanya kenaikan Covid-19 yang diikuti juga dengan kebijakan pengetatan dari pemerintah (PPKM).  "Total sampai akhir tahun 2021 diproyeksikan pembiayaan baru sebesar Rp 9,2 triliun dari semester I yang sebesar Rp 4,7 triliun," papar Stanley.

Kendati pembiayaan baru pada semester II/2021 akan stagnan, akan tetapi Stanley menyebut, secara nilai piutang pembiayaan hingga akhir tahun diproyeksikan masih akan tumbuh sekitar 6,5% dibandingkan nilai pada Juni 2021.

"Untuk menjaga pencapaian target pembiayaan dilakukan dengan tetap membina kerja sama yang baik dengan semua mitra penyaluran pembiayaan, terus meningkatkan process excellence akuisisi pembiayaan sehingga calon nasabah merasakan pelayanan yang sangat baik dari MUF dan senantiasa menghadirkan produk-produk pembiayaan yang menarik dan sesuai kebutuhan pada calon nasabah," ungkap Stanley.

PT Mandiri Tunas Finance (MTF) juga menyatakan, kinerja piutang pembiayaan di semester I 2021 cukup baik yaitu mengalami kenaikan hampir 5% atau sebesar Rp 9,2 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya. "Kami melihat di semester kedua tahun ini masih cukup baik dengan adanya relaksasi PPnBM yang berlaku sampai dengan Agustus 2021," ujar Direktur MTF William Francis. 

Sementara itu, MTF menargetkan pembiayaan baru sebesar Rp 20 triliun sampai dengan akhir tahun 2021. Menurut William, MTF masih optimistis dengan target ini, pihaknya melakukan strategi untuk memperbesar akuisisi nasabah dari Bank Mandiri, selain itu juga maksimalisasi digitalisasi di MTF.

Selanjutnya: Piutang pembiayaan CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) tumbuh 17% di semester I 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×