kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Portofolio Didominasi Gadai Emas, Budi Gadai Berpeluang Diversifikasi ke Aset Mewah


Jumat, 14 Agustus 2026 / 20:11 WIB
Portofolio Didominasi Gadai Emas, Budi Gadai Berpeluang Diversifikasi ke Aset Mewah
ILUSTRASI. Budi Gadai Indonesia (Dok/Budi Gadai)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pergadaian swasta, PT Budi Gadai Indonesia masih mengandalkan emas dan barang elektronik, kendaraan bermotor, dan lainnya (EKL) sebagai agunan utama pembiayaan.

Direktur PT Budi Gadai Indonesia Budiarto Sembiring mengatakan mengatakan hingga saat ini emas dan barang elektronik, kendaraan dan lainnya (EKL) masih menjadi pilihan utama masyarakat karena lebih umum dimiliki dan memiliki pasar yang luas.

"Portofolio agunan kami masih didominasi oleh emas dan barang EKL lainnya yang menjadi pilihan utama masyarakat karena lebih umum dimiliki dan memiliki pasar yang luas," ujarnya kepada Kontan, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Zurich Life Sebut KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Bisa Jadi Peluang Asuransi Jiwa Kredit

Meski begitu, dengan sejumlah pemain yang telah mencatatkan tren permintaan pada gadai aset bernilai tinggi, Budi melihat itu sebagai peluang bagi perusahaan untuk mengembangkan pembiayaan dengan agunan yang lebih beragam.

Menurutnya, tren gadai aset bernilai tinggi di industri menunjukkan bahwa layanan gadai makin diterima sebagai alternatif pembiayaan berbasis aset.

Lebih lanjut, dengan adanya perkembangan ini ia berkata kalau layanan gadai dinilai sebagai alternatif pembiayaan jangka pendek yang cepat dan praktis tanpa harus menjual aset yang dimiliki.

Meski hingga saat ini perusahaan gadai ini belum menerima layanan gadai dengan aset bernilai mewah, mereka tetap mencermati sejumlah kemungkinan.

Jika perusahaan nantinya mengembangkan pembiayaan dengan agunan barang mewah, maka penetapan bunga maupun biaya pembiayaan akan mempertimbangkan profil risiko, biaya operasional, nilai agunan, ketentuan regulasi, dan kebijakan manajemen perusahaan. Di sisi lain, pengembangan pembiayaan berbasis aset bernilai tinggi juga membutuhkan proses penilaian yang lebih khusus.

Ke depan, Budi Gadai akan terus memantau perkembangan tren tersebut dan menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pasar. Perusahaan pun tetap akan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam proses penilaian agunan dan manajemen risiko.

Baca Juga: Transaksi BI-Fast di Perbankan Tumbuh Subur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×