Reporter: Ade Priyatin | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menunjukkan kinerja positif pada lini asuransi jiwa, khususnya untuk produk tradisional sepanjang kuartal I-2026.
Premi asuransi jiwa tradisional mereka tumbuh 16% menjadi Rp214 miliar. Sementara itu, secara keseluruhan premi Prudential Indonesia mencapai Rp5,5 triliun atau naik 8,2%.
"Hal ini menunjukkan bahwa produk tradisional tetap relevan, diminati masyarakat, dan mampu menjawab kebutuhan perlindungan nasabah," jelas Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen kepada Kontan, Kamis (11/6/2026).
Adapun sebelumnya, Asuransi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebut bahwa premi asuransi jiwa tradisional terkoreksi 2,9% pada kuartal I-2026.
Baca Juga: Prudential Indonesia Catat Pertumbuhan Premi Produk Tradisional 16% pada 2025
Menurut Karin, penurunan tersebut merupakan imbas dari sejumlah tantangan yang dihadapi industri asuransi. Misalnya, ketidakpastian geopolitik global, inflasi medis yang tinggi, dan tingkat penetrasi asuransi yang masih relatif rendah dan belum merata di Indonesia.
Kendati mengalami koreksi, produk tradisional tetap menjadi kontributor utama premi asuransi jiwa.
Prudential Indonesia melihat kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan asuransi terus berkembang seiring perubahan gaya hidup dan kebutuhan keuangan.
Baca Juga: Prudential Indonesia Kelola Aset Rp 64,3 Triliun pada 2025
Meski demikian, produk tradisional dinilai masih mendominasi karena memiliki variasi produk yang beragam dan dapat menjawab kebutuhan perlindungan nasabah.
Di sisi lain, perusahaan juga menilai produk tradisional dan PAYDI memiliki peran yang saling melengkapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada berbagai tahapan kehidupan, terutama bagi nasabah yang membutuhkan manfaat perlindungan sekaligus investasi.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan pada sisa tahun ini, Prudential Indonesia akan berfokus pada tiga strategi utama, yaitu memperkuat momentum saluran distribusi, memperkuat nilai berdasarkan segmen nasabah, dan mendorong pertumbuhan yang lebih efisien di seluruh organisasi.
Perusahaan juga terus menghadirkan berbagai solusi perlindungan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah dari berbagai segmen.
Baca Juga: Prudential Indonesia Kantongi Premi Rp 21,1 Triliun, Produk Tradisional Tumbuh 16%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













