Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Utama) mencatat pertumbuhan premi yang signifikan pada lini asuransi rekayasa.
Per Juni 2026, segmen asuransi rekayasa Allianz Utama membukukan peningkatan premi sebesar 100% year on year (yoy) menjadi Rp 9,1 miliar. Sementara itu, total klaim yang dibayarkan tercatat sekitar Rp 2,4 miliar.
"Menunjukkan kondisi stabil sejalan dengan perkembangan portofolio dan profil risiko bisnis yang dikelola perusahaan," ujar Head of Commercial Underwriting Allianz Utama Indonesia, Datien Widyastuti kepada Kontan, Selasa (4/8/2026).
Baca Juga: Bank Digital Ubah Strategi Kredit, Kini Lebih Selektif Demi Jaga Kualitas
Kendati mencatatkan kinerja positif, Allianz Utama masih mencermati sejumlah tantangan yang membayangi bisnis asuransi rekayasa.
Datien menyebut, salah satunya adalah pelemahan nilai tukar rupiah yang berpotensi memengaruhi biaya proyek, investasi, maupun pengadaan material karena sebagian masih mengandalkan komponen impor.
Memasuki semester II-2026, ia menilai lini bisnis ini masih menunjukkan prospek yang positif. Hal ini sejalan dengan asuransi rekayasa masih tetap terjaga, terutama berbagai proyek masih berjalan seperti proyek konstruksi, infrastruktur, energi, dan industri.
Ke depannya, perusahaan akan terus disiplin dalam seleksi risiko dan penerapan underwriting yang prudent. Selain itu, mereka juga akan terus melakukan evaluasi terhadap perubahan ekspor proyek, nilai pertanggungan, dan perkembangan biaya konstruksi.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kecukupan perlindungan dan menjamin kualitas portofolio tetap terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
