kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Premi bruto Panin Dai-ichi turun 20,44%


Senin, 03 November 2014 / 20:51 WIB
ILUSTRASI. Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara di markas Partai AK di Ankara, Turki, 15 Mei 2023. REUTERS/Umit Bektas


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Hingga kuartal III 2014, premi bruto PT Panin Dai-ichi Life menurun sebanyak 20,44%. Berdasarkan laporan keuangan yang di upload pada website perusahaan, premi bruto per September 2014 adalah sebesar Rp 2,14 triliun. Padahal, pada periode sama tahun lalu, Panin Dai-ichi berhasil membukukan sebanyak Rp 2,69 triliun.

Kendati premi bruto menurun, namun ada kenaikan di beberapa bagian. “Ini berdasarkan data belum diaudit ya. Demikian juga pertumbuhan 6% dialami ekuitas, tahun ini menjadi Rp 4,3 triliun,” ujar Presiden Direktur Panin Dai-ichi, Fadjar Gunawan. Pada periode sama tahun lalu, ekuitas perusahaan sebesar Rp 4,05 triliun.

Selain itu, per kuartal III 2014, Panin Dai-ichi juga membukukan laba bersih sebesar Rp 232,36 miliar atau naik sekitar 108,33%. Pada tahun lalu, laba bersih perusahaan hanya Rp 111,53 miliar (yoy).

Begitu pula dengan aset perusahaan yang naik sebesar 4,86% menjadi Rp 8,19 triliun hingga September 2014 ini di mana tahun lalu aset Panin Dai-ichi mencapai Rp 7,81 triliun. “Hingga kuartal ketiga ini, RBC (Risk Based Capital) kami naik menjadi 1209,28%. Ini jauh melebihi batasan minimum yaitu 120%,” pungkas Fadjar.

Adapun per September 2014, total investasi Panin Dai-ichi naik hampir dua kali lipat menjadi Rp 7,78 triliun di mana mayoritas masih ditempatkan deposito berjangka dan sertifikat deposito, yaitu sebesar Rp 5,22 triliun atau 67,09% dari total investasi.

Sisanya ditempatkan di reksadana sebesar Rp 1,905 triliun atau sekitar 24,48%, surat utang dan sukuk korporasi sebanyak Rp 415,65 miliar atau sekitar 5,34%, surat berharga negara yakni Rp 207,78 miliar atau sebanyak 2,67%, dan terakhir di saham yaitu Rp 24,39 miliar atau sekitar 0,31%.

Dari dana tersebut, perusahaan memperoleh hasil investasi sebanyak Rp 565,54 miliar. Angka ini naik sekitar 171,43% di mana pada periode yang sama tahun lalu, perusahaan hanya meraup hasil investasi sebanyak Rp 208,35 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×