kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Prospek bisnis dan saham bank syariah dinilai masih sangat cerah


Rabu, 01 Desember 2021 / 19:25 WIB
ILUSTRASI. Karyawan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) melayani nasabah di kantor BSI Regional XI Makassar di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (1/11/2021). Prospek bisnis dan saham bank syariah dinilai masih sangat cerah.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

Sedangkan pada segmen korporasi dan komersial, perseroan memilih selektif dan lebih memilih sektor yang masih atraktif seperti perkebunan, telekomunikasi, hospital, farmasi dan lain-lain. Hingga akhir tahun, bank ini memperkirakan pembiayaan tumbuh 6%-7% dan per September tercatat tumbuh 7,3%

PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) juga melihat peluang bisnis keuangan syariah masih sangat besar. Bank syariah digital ini mengambil pendekatan bisnis dengan menggabungkan elemen online dan offline (omnichannel). 

Sehingga dalam membangun ekosistem, Bank Aladin tidak hanya akan berkolaborasi dengan platform-platform digital tetapi juga akan berkolabotasi dengan mitra offline yang memiliki ekosistem yang besar. 

Dyota Mahotama Marsudi, CEO Bank Aladin Syariah mengatakan, saat ini perseroan tengah gencar melakukan penjajakan dengan perusahaan yang memiliki ekosistem yang besar, baik online dan offline. Namun, dia belum bisa merinci siapa calon parnert yang akan digandeng tersebut. "Mudah-mudahan tahun depan akan banyak pengumuman (kolaborasi) yang akan dilakukan," katanya dalam webinar, Rabu (1/12). 

Baca Juga: Membangun properti syariah butuh integrasi dan sinergi antar pemangku kepentingan

Sementara saat ini, Bank Aladin sudah menjalin kolaborasi dengan Alfamart, BPKH, Facebook dan juga Halodoc. Dalam menjalankan bisnisnya sebagai bank omnichannel, perseroan telah menetapkan fokus menyasar kelompok unbank dan underbank. 

Dalam berkolaborasi, Bank Aladin harus mencari mitra yang sudah memiliki kepercayaan dari masyarakat. Hal ini dinilai sangat penting karena perseroan merupakan bank baru. Apalagi dengan konsep digital yang diusung maka target market yakni unbank dan underbank yang belum terbiasa bertransaksi di bank harus memiliki tempat yang bisa mereka kunjungi dalam bertransaksi.

Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) yang mencatatkan pembiayaan pada kuartal III-2021 tumbuh 8,5%, menargetkan pembiayaan tumbuh minimal 10% tahun 2022.

Baca Juga: Saham bank kecil dinilai masih menarik untuk dirilik, begini rekomendasi analis

"Tahun depan, kami juga memastikan pembiayaan akan tumbuh dua digit. Besarannya target rencana bisnis bank (RBB) masih dibicarakan dengan OJK dan di internal juga belum ketuk palu.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×