Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) melihat minat nasabah affluent atau kalangan atas terhadap produk valuta asing, khususnya berbasis Dolar Amerika Serikat (AS) meningkat belakangan ini.
Chief Financial Officer Prudential Indonesia, Adit Trivedi mengatakan tren itu didorong oleh gaya hidup yang makin global dan aspirasi keuangan nasabah.
"Mulai dari perencanaan pendidikan di luar negeri, eksposur ke bisnis internasional, kepemilikan aset lintas negara, hingga kebutuhan pelestarian aset jangka panjang," ungkapnya kepada Kontan, Jumat (9/10/2026).
Adit juga mengatakan makin banyak nasabah yang mencari solusi untuk mendukung diversifikasi portofolio, pelestarian aset, dan perencanaan warisan bagi generasi berikutnya. Seiring makin holistiknya pendekatan perencanaan keuangan, dia bilang nasabah makin menghargai solusi yang dapat membantu melindungi keluarga, sekaligus membangun dan menjaga aset mereka untuk masa depan.
Secara umum, bagi banyak nasabah di segmen affluent, Adit menerangkan diversifikasi pada berbagai kelas aset dan mata uang menjadi bagian penting dari strategi perencanaan keuangan mereka.
Baca Juga: Prudential: Premi Asuransi Berbasis Valuta Asing Rp 3,8 Triliun pada Semester I-2026
Melihat tren itu, Adit menyampaikan dalam waktu dekat Prudential Indonesia akan meluncurkan produk terbarunya sebagai solusi perlindungan jiwa berbasis US$ yang dapat membantu nasabah melakukan diversifikasi aset, sekaligus mendukung perencanaan keuangan jangka panjang yang lebih terstruktur.
Sementara itu, Prudential Indonesia mencatatkan kinerja positif terkait produk asuransi berbasis valuta asing, khususnya berdenominasi US$. Adit mengatakan kinerja produk asuransi berbasis valuta asing (US$) memperoleh total premi senilai lebih dari Rp 3,8 triliun pada semester I-2026.
"Adapun produk asuransi berbasis valuta asing (US$) mengalami peningkatan sebesar 214%, jika dibandingkan periode yang sama pada 2025," ujarnya.
Adit menerangkan produk itu menjadi salah satu kontributor pertumbuhan premi Prudential Indonesia, baik melalui kanal agensi maupun bancassurance. Dia bilang komposisi kontribusi produk itu mengalami peningkatan dari 18% pada semester I-2025 menjadi 43% pada semester I-2026.
Baca Juga: Prudential Indonesia Catatkan Premi Asuransi Penyakit Kritis Naik 5%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














